TARAKAN – Seorang jemaah haji asal Tarakan, Kalimantan Utara, mengalami patah kaki saat menjalankan ibadah haji di Kota Madinah, Arab Saudi. Meski sempat menjalani operasi, jemaah tersebut tetap bersemangat mengikuti rangkaian ibadah bersama rombongan.
Jemaah bernama Ismawati itu tergabung dalam Kloter 7 Embarkasi Balikpapan. Insiden terjadi pada hari pertama kedatangan rombongan di Madinah saat korban turun dari bus.
Ketua Kloter 7 Balikpapan, Sayid Abdullah, mengatakan Ismawati langsung mendapat penanganan medis usai kejadian. “Yang bersangkutan mengalami patah kaki saat turun dari bus di Kota Madinah. Setelah itu langsung dibawa ke rumah sakit dan dilakukan operasi,” kata Sayid, Rabu (13/5/2026).
Dia menjelaskan, kaki korban kini telah dipasangi pen dan masih menggunakan kursi roda untuk beraktivitas, termasuk saat menuju masjid. Meski masih dalam masa pemulihan, Ismawati disebut sudah kembali bergabung bersama rombongan jemaah lainnya. “Alhamdulillah kondisi beliau cukup baik dan sekarang sudah kembali bergabung bersama kami. Semangat ibadahnya juga luar biasa,” ujarnya.
Bahkan, Ismawati masih mengikuti sejumlah agenda ziarah di Madinah bersama jemaah lain. “Kemarin beliau masih sempat ikut kegiatan ziarah ke percetakan Al-Qur’an dan beberapa lokasi lainnya bersama jemaah lain,” tuturnya.
Sayid menambahkan, Kloter 7 Embarkasi Balikpapan membawa sebanyak 358 jemaah asal Kalimantan Utara serta dua jemaah asal Kalimantan Timur berstatus tanazul. “Dua jemaah itu sebelumnya tidak layak terbang pada Kloter 6, namun setelah pemeriksaan lanjutan akhirnya dinyatakan layak berangkat bersama Kloter 7,” jelasnya.
Saat ini seluruh jemaah masih menjalani rangkaian ibadah di Madinah, seperti salat berjamaah di Masjid Nabawi, sunnah arba’in, hingga ziarah ke sejumlah lokasi bersejarah Islam. Pihak kloter juga terus mengingatkan jemaah lanjut usia dan yang memiliki riwayat penyakit agar menjaga kondisi fisik menjelang keberangkatan ke Kota Makkah pada 14 Mei mendatang.
Penulis: Ade Prasetia
Editor: Yusva Alam


