TARAKAN – Wali Kota Tarakan, Khairul, meninjau aktivitas PT Phoenix Resources Indonesia, Selasa (30/9/2025), menyusul keluhan warga terkait dugaan pencemaran limbah dan berkurangnya tenaga kerja lokal.
“Saya ingin memastikan operasional perusahaan sesuai dengan standar lingkungan dan tidak merugikan masyarakat sekitar,” kata Khairul saat meninjau area pabrik.
Dari hasil peninjauan, pengelolaan limbah perusahaan disebut sudah membaik dan sesuai baku mutu lingkungan. Meski begitu, wali kota menanggapi keluhan warga soal kebun yang tergenang air.
“Masalah genangan air ini tidak secara langsung terkait aktivitas perusahaan, tapi Pemkot akan membahas perbaikan drainase supaya cepat surut,” ujar Khairul.
Wali Kota juga menyinggung isu tenaga kerja lokal yang berkurang. Menurutnya, hal itu terjadi karena penyesuaian kebutuhan operasional perusahaan.
“Pada tahap awal pembangunan, banyak pekerja lokal terserap. Sekarang, kebutuhan perusahaan lebih banyak ke tenaga dengan keterampilan teknis khusus untuk mesin produksi. Kita tetap dorong agar tenaga lokal tetap bisa dilibatkan,” jelasnya.
Kunjungan ini menegaskan komitmen Pemkot Tarakan, untuk memastikan industri tetap berjalan seiring kesejahteraan masyarakat dan lingkungan.
Penulis: Ade Prasetia
Editor: Yusva Alam


