TARAKAN – Wali Kota Tarakan, Khairul, mengungkapkan rencana melakukan mutasi pejabat di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan.
Langkah ini ditempuh untuk mengisi sejumlah posisi strategis yang masih kosong setelah pelantikan empat pejabat eselon II pekan lalu.
Beberapa jabatan yang kosong di antaranya Camat Tarakan Tengah, setelah Andry Rawung dilantik menjadi Kepala Dinas Lingkungan Hidup. Posisi Camat Tarakan Barat juga lowong usai Jumanto dipercaya memimpin Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan.
Selain itu, jabatan Kabid PAUD dan Pendidikan Non-Formal Dinas Pendidikan ikut kosong setelah Endah Sarastiningsih resmi dilantik sebagai Kepala DKISP. Sementara itu, kursi Direktur RSU Kota Tarakan ditinggalkan dr Joko Haryanto yang kini menjabat Kepala BKPSDM.
Untuk sementara, Pemkot menunjuk sejumlah pelaksana tugas (Plt) guna mengisi kekosongan. Namun, Khairul menegaskan mutasi akan segera dilakukan setelah proses job fit selesai.
“Pasti akan ada job fit lagi, kita akan lihat lagi masih layak kah dia di situ,” kata Khairul kepada wartawan, Senin (25/8/2025).
Khairul menjelaskan, mekanisme pengusulan mutasi saat ini lebih panjang dibanding sebelumnya, karena harus diajukan ke Badan Kepegawaian Nasional (BKN). “Menurut saya ini juga memperpanjang dan memperlambat kinerja, karena mungkin sudah harus diisi tapi nggak bisa,” ujarnya.
Ia menambahkan, pembahasan mutasi tidak hanya menyasar pejabat eselon II, tetapi juga pejabat eselon III. “Sekarang masih kita bahas untuk diusulkan ke Badan Kepegawaian Nasional (BKN),” pungkasnya.
Penulis: Ade Prasetia
Editor: Yusva Alam


