Tokoh Agama hingga Adat di Tarakan Deklarasi Damai: Tolak Anarkisme!

TARAKAN – Sejumlah tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh masyarakat di Kota Tarakan menyatakan sikap bersama lewat Deklarasi Kota Tarakan Damai. Deklarasi tersebut dibacakan pada Minggu malam (31/8/2025).

“Deklarasi ini menjadi penegasan komitmen seluruh elemen masyarakat untuk menjaga ketertiban, keamanan, serta keharmonisan sosial di Kota Tarakan,” ujar Ketua Forum Pembauran Kebangsaan, Datuk Dissan Maulana.

Ada lima poin utama yang disampaikan para tokoh dalam deklarasi tersebut. Pertama, mengajak seluruh masyarakat bersatu menjaga ketenteraman, persaudaraan, dan perdamaian di Tarakan. Kedua, menolak segala bentuk anarkisme, provokasi, serta tindakan yang merusak persatuan dan ketertiban.

Ketiga, berkomitmen mewujudkan Tarakan yang aman, damai, harmonis, dan penuh rasa persaudaraan. Keempat, meyakini Tarakan sebagai milik bersama yang harus dijaga dengan sepenuh hati.

“Kelima, berdiri teguh untuk menghadirkan Tarakan yang lebih baik, damai, dan sejahtera,” sambungnya.

Para tokoh sepakat bahwa keamanan adalah tanggung jawab bersama. Dengan semangat persatuan, mereka menyerukan agar masyarakat Tarakan menjadi bagian dari solusi, bukan sumber perpecahan.

Penulis: Ade Prasetia
Editor: Yusva Alam

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

BERITA POPULER