TARAKAN – Kota Tarakan membutuhkan tambahan gudang pangan untuk memperkuat distribusi komoditas ke wilayah Kalimantan Utara. Posisi Tarakan yang strategis sebagai pintu masuk utama barang membuat kebutuhan ini menjadi mendesak.
Kepala Perum Bulog Divre Tarakan, Sri Budi Prasetyo menilai, penambahan gudang akan memperlancar proses bongkar muat dari pelabuhan sehingga komoditas bisa segera disimpan tanpa menunggu lama di kontainer. Sri menyebutkan bahwa fasilitas tambahan juga dapat menekan biaya transportasi karena risiko denda kontainer bisa diminimalkan.
“Jika komoditas seperti minyak goreng langsung dibongkar dan disimpan di gudang, efisiensi biaya dan waktu akan meningkat,” ujar Sri Budi Prasetyo, Jumat (3/10/2025).
Saat ini, Bulog Tarakan memiliki satu gudang dengan kapasitas 3.500 ton yang menampung beras, minyak goreng, dan gula pasir. Lahan seluas 1.300 meter persegi di kawasan gudang masih tersedia dan dipertimbangkan untuk pembangunan fasilitas baru, dengan kajian aksesibilitas truk kontainer sebagai salah satu pertimbangannya. “Penambahan gudang diharapkan tidak hanya meningkatkan efisiensi penyimpanan, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan di Tarakan,” tutupnya. (apc/and)
Reporter: Ade Prasetia
Editor: Andhika


