TARAKAN – Perekonomian Kota Tarakan pada triwulan II-2025 mencatat pertumbuhan yang relatif stabil di tengah dinamika ekonomi regional.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Tarakan, laju pertumbuhan ekonomi masih ditopang oleh sektor tersier dan konsumsi rumah tangga, meski beberapa komponen pengeluaran mengalami kontraksi.
Kepala BPS Tarakan, Umar Riyadi, menjelaskan bahwa Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku pada periode tersebut mencapai Rp14,86 triliun.
“Ekonomi Tarakan pada triwulan II-2025 tumbuh 2,76 persen dibandingkan triwulan sebelumnya,” ujarnya, Jumat (3/10/2025).
Dari sisi produksi, sektor tersier mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 3,46 persen, diikuti sektor sekunder 1,77 persen, dan sektor primer 1,72 persen. Sementara dari sisi pengeluaran, pertumbuhan tertinggi terjadi pada konsumsi akhir pemerintah yang meningkat hingga 28,42 persen.
Secara tahunan (year-on-year), ekonomi Tarakan tumbuh 5,00 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan tertinggi masih berasal dari sektor tersier dengan kenaikan 7,33 persen, sedangkan dari sisi pengeluaran, konsumsi rumah tangga menjadi motor utama dengan pertumbuhan 5,20 persen.
“Meski konsumsi rumah tangga tumbuh positif, dua komponen lain justru mengalami kontraksi, yaitu konsumsi pemerintah turun 11,31 persen dan pembentukan modal tetap bruto (PMTB) berkurang 1,12 persen,” jelas Umar.
Secara kumulatif, perekonomian Tarakan pada semester I-2025 tumbuh 5,01 persen dibandingkan semester I-2024. Pertumbuhan ini terutama ditopang oleh konsumsi rumah tangga yang meningkat 5,55 persen. Namun, konsumsi pemerintah kembali tertekan dengan penurunan 6,81 persen, dan PMTB turun 0,58 persen.
Dari sisi spasial, struktur perekonomian Kalimantan Utara masih didominasi oleh Kota Tarakan dengan kontribusi 37,95 persen terhadap PDRB provinsi. Posisi berikutnya ditempati Kabupaten Nunukan 26,77 persen, Bulungan 17,25 persen, Malinau 11,85 persen, dan Tana Tidung 6,18 persen.
Secara keseluruhan, ekonomi Kalimantan Utara pada triwulan II-2025 tumbuh 4,54 persen (y-on-y). Kabupaten Bulungan menjadi wilayah dengan pertumbuhan tertinggi sebesar 5,54 persen, disusul Tana Tidung 5,35 persen, Tarakan 5,00 persen, Nunukan 3,62 persen, dan Malinau 3,46 persen.
Penulis: Ade Prasetia
Editor: Yusva Alam


