Sungai Selor Terus Dioptimalisasi Penyumbang Kebutuhan Air Baku PDAM

TANJUNG SELOR –  Kondisi Sungai Selor yang menjadi sumber air baku intake Perusahan Daerah Air Minum (PDAM), Danum Benuanta mengalami pasang surut.

Direktur PDAM Danum Benuanta, Eldiansyah menyampaikan soal pasang surut hingga terjadi pendangkalan sungai selor  itu akan tetap dilakukan optimalisasi oleh PU SDA Provinsi.

“Karena bantaran sungai ini akan tetap dinormalisasikan untuk memenuhi kubutuhan akan air baku untuk intake sungai selor juga sebagai penambahan debit air,” ucap Eldiansyah kepada wartawan, Minggu (20/7/2025).

Langkah yang dilakukan sebagai antisipasi jika air sungai ini mengalami pendangkalan dalam kurun waktu lama, maka solusinya dengan memanfaatkan intake yang ada di Sungai Kayan.

“Solusinya kita tetap upayakan dan memaksimalkan intake yang ada di Sungai Kayan. Informasi yang kita dapatkan pengerjaan intake itu dilanjutkan pengerjaan oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) di anggaran tahun 2026,” bebernya.

Jadi sungai buaya ini akan tetap dioptimalisasikan bahkan di lebarkan kembali ke bentuk semula sesuai rapat pada tahun 2022 lalu.

“Saat ini debit air masih tercukupi dangan surutnya air Sungai Selor. Jadi imbasnya tidak berdampak langsung dengan ketersediaan air baku yang ada,” bebernya.

Saat ini kapasitas IPA di intex sungai selor mencapai 120  liter perdetik. Ketersediaan air ini ditopang oleh IPA Sabandar dan  Padaelo yg saat ini akan di tambah menjadi 100 L yang tadinya hanya 60 Liter perdetik. (tin/and)

Reporter: Martinus
Editor: Andhika

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

BERITA POPULER