TARAKAN — Lima dapur penyedia program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Tarakan yang sebelumnya sempat disuspend kini kembali beroperasi. Distribusi makanan bergizi ke sekolah-sekolah kembali berjalan normal sejak Rabu pekan lalu.
Ketua Komisi II DPRD Kota Tarakan, Simon Patino, mengatakan seluruh dapur yang sebelumnya mengalami penghentian sementara, telah dibuka kembali setelah persoalan yang menjadi dasar suspend diselesaikan.
“Sekarang sudah dibuka semua. Sejak hari Rabu minggu lalu, pelayanan distribusinya sudah berjalan normal ke sekolah-sekolah yang ditugaskan,” kata Simon, Selasa (1/9/2026).
Sebelumnya, lima dapur MBG di Tarakan sempat dihentikan sementara setelah petugas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menemukan sejumlah fasilitas dapur yang dinilai belum memenuhi persyaratan.
Hasil pemeriksaan tersebut kemudian dilaporkan dan menjadi dasar penghentian sementara operasional sejumlah dapur. Masa suspend masing-masing dapur berbeda, bahkan ada yang berlangsung hingga sekitar empat bulan.
DPRD Tarakan sebelumnya menyoroti lamanya penghentian tersebut, karena berdampak terhadap anak-anak penerima manfaat. Namun, Simon mengatakan persoalan tersebut kini telah diselesaikan melalui komunikasi dan koordinasi dengan pengelola dapur.
Saat ini, terdapat 24 dapur MBG yang aktif beroperasi di Kota Tarakan. Setiap dapur rata-rata memiliki kapasitas sekitar 2.000 porsi makanan per hari.
Dengan kembali beroperasinya lima dapur yang sebelumnya disuspend, pelayanan MBG di Tarakan kini kembali berjalan secara keseluruhan.
Simon meminta pengelola dapur, petugas SPPG, dan Korwil SPPG memperkuat komunikasi. Menurutnya, persoalan terkait fasilitas maupun operasional sebaiknya segera dibahas, agar tidak kembali berujung pada penghentian layanan.
“Komunikasinya harus lebih intensif antara pemilik dapur, SPPG dan Korwil SPPG. Tujuannya supaya operasional berjalan benar dan sesuai aturan, jangan sampai kasus seperti ini terulang lagi,” ujarnya.
Dia menegaskan keberlangsungan program MBG perlu dijaga, karena menyangkut pemenuhan kebutuhan makanan bergizi bagi anak-anak sekolah di Kota Tarakan.
Pewarta: Ade Prasetia
Editor: Yusva Alam


