spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Satpol PP Bakal Razia THM yang Nekat Buka Selama Ramadan

TARAKAN – Satpol PP Kota Tarakan bakal melaksanakan razia ke Tempat Hiburan Malam (THM) yang masih nekat beroperasi selama Ramadan 1445 Hijriah, menyusul telah terbitnya Surat Edaran (SE) yang dikeluarkan oleh Penjabat Wali Kota Tarakan.

Kendati tidak menyebut kapan waktu pelaksanaannya, Satpol PP mengatakan razia perlu dilakukan guna mengantisipasi THM buka secara diam-diam.

“Sesuai isi ketentuan di SE, saya imbau kepada pelaku usaha THM agar memperhatikan dan melaksanakan edaran tersebut. Sehingga bisa ciptakan situasi kekhusyuan umat muslim beribadah, serta melaksanakan salat tarawih,” kata Kepala Kantor Satpol PP dan PMK Tarakan, Sofian belum lama ini.

Dia menjelaskan, akan ada razia dadakan dilakukan pihaknya dengan menyasar lokasi THM termasuk tempat biliar, bar, karaoke dan panti pijat.

“Jangan sampai orang beribadah ada karaoke di situ. Rapatkan dan tentukan tanggalnya ada giat bersama Satpol PP Provinsi Kaltara juga sama-sama,” jelasnya.

Sanksi sendiri dilihat berdasarkan keputusan petugas gabungan. Jika ditemukan tidak ada izin, pelaku usaha diimbau membuatnya. Jika masih nekat beroperasi maka akan dicabut izinnya.

Baca Juga:   Jumlah Pendaftar PPPK di Tarakan Capai 1001 Orang

“Kalau tempat makan bisa disesuaikan dibuka,” ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, Penjabat Wali Kota Tarakan, Bustan menyampaikan, pihaknya bersama Forkopimda akan melakukan pemantauan ke sejumlah THM agar ibadah di bulan suci Ramadan bisa berjalan dengan tenang.

Bustan mengatakan, sejauh ini belum menerima laporan terkait adanya THM yang nekat beroperasi di bulan Ramadan. Namun pihaknya akan tetap melakukan pengawasan persuasif kepada THM di Kota Tarakan.

“Sementara belum ada laporan. Yang jelas tetap taat kepada edaran. Kalau ada ditemukan masih dibuka, kita coba dulu lakukan pendekatan persuasif. Sudah saya tugaskan kasat saya terus lakukan pemantauan. Kalau razia kita rencanakan tapi waktunya belum ditentukan. Kalau saya biasanya tiba-tiba saya telpon Forkopimda bersama Kapolres, Kajari, Dandim Pomal, Danyon 613 dan lainnya, nanti saya kabari,” pungkasnya.

Penulis: Ade Prasetia

Editor: Yusva Alam

16.4k Pengikut
Mengikuti

BERITA POPULER