TANJUNG SELOR – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bulungan menggelar Pekan Olahraga Wartawan Kabupaten (Porwakab) ke-1 tahun 2025, Minggu (2/11/2025). Kegiatan ini dibuka secara resmi dengan dihadiri Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Zainal A Paliwang, serta Bupati Bulungan, Syarwani, bersama sejumlah perangkat daerah terkait.
Dalam sambutannya, Bupati Bulungan Syarwani menyampaikan bahwa keberadaan PWI dan Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) PWI Bulungan merupakan bagian dari masyarakat Bulungan yang telah lama berkontribusi di Bulungan.
“Ini adalah bentuk kebersamaan, walaupun berada di kalangan teman-teman wartawan. Namun kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkokoh semangat persaudaraan kita sebagai warga masyarakat Kabupaten Bulungan,” ujar Syarwani.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada PWI Bulungan atas peran aktifnya dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah melalui pemberitaan.
“Sejak berdirinya PWI Bulungan, bahkan jauh sebelumnya, keberadaan teman-teman wartawan sangat penting bagi pemerintah daerah dalam menggambarkan dan memberitakan berbagai aktivitas pemerintahan dan pembangunan yang dilaksanakan,” katanya.
Lebih lanjut, Syarwani menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan terbuka terhadap kritik dan saran yang disampaikan insan pers demi kemajuan daerah.
“Pemkab Bulungan tidak alergi terhadap kritik. Catatan kritis dari rekan-rekan wartawan adalah masukan berharga bagi kami. Mungkin hal-hal yang belum sempat kami dengar langsung dari masyarakat dapat tersampaikan melalui pemberitaan,” tegasnya.
Ia pun mendorong seluruh perangkat daerah untuk terus bersinergi dengan insan pers, khususnya PWI Bulungan, dalam menyebarluaskan informasi terkait kinerja dan pembangunan daerah.
“Saya selalu mengingatkan jajaran perangkat daerah agar dapat bekerja sama dengan teman-teman wartawan dalam mengabarkan setiap gerak pembangunan dan penyelenggaraan pemerintahan yang kita lakukan,” ujarnya.
Menutup sambutannya, Syarwani berharap para wartawan dapat terus menyampaikan kritik secara objektif, berimbang, dan konstruktif.
“Setiap warga Bulungan hari ini bisa saja menjadi wartawan. Namun, yang terpenting adalah bagaimana menyampaikan kritik secara objektif dan menyejukkan, bukan dengan narasi yang provokatif,” tutupnya. (tin/and)
Reporter: Martinus
Editor: Andhika


