TARAKAN – Satlantas Polres Tarakan mencatat sebanyak 20 kasus kecelakaan lalu lintas terjadi di Kota Tarakan hingga Juni 2026. Dari jumlah tersebut, satu orang dilaporkan meninggal dunia dalam kecelakaan yang terjadi di kawasan Bandara Juwata.
Kasat Lantas Polres Tarakan, IPTU Ardi Wisnu Pradana, mengatakan angka tersebut berasal dari laporan resmi yang diterima pihaknya sepanjang tahun ini.
“Hingga bulan Juni tercatat ada 20 laporan resmi kecelakaan lalu lintas. Untuk korban meninggal dunia ada satu orang, yakni pada kecelakaan yang terjadi di kawasan Bandara Juwata,” ujarnya, Kamis (12/6/2026).
Berdasarkan data Satlantas, Jalan Aki Balak Kecamatan Tarakan Barat menjadi lokasi dengan jumlah kecelakaan terbanyak. Sedikitnya terdapat lima laporan polisi terkait kecelakaan yang terjadi di ruas jalan tersebut.
Menurut Ardi, kondisi jalan yang relatif panjang dan lurus diduga menjadi salah satu faktor penyebab tingginya angka kecelakaan di kawasan itu. Tidak sedikit pengendara yang merasa aman sehingga menurunkan konsentrasi saat berkendara.
“Jalan yang lurus justru membutuhkan konsentrasi lebih. Kadang pengendara merasa aman karena jalannya lurus, padahal tetap berisiko terjadi kecelakaan,” katanya.
Selain Aki Balak, kawasan Ring Road Lingkas Ujung juga tercatat sebagai salah satu titik yang cukup sering terjadi kecelakaan dengan tiga laporan polisi. Sementara sejumlah ruas jalan lain masing-masing mencatat satu kasus kecelakaan.
Meski demikian, Ardi menyebut sebagian besar kecelakaan yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir tergolong kecelakaan ringan. Banyak kasus yang berakhir dengan penyelesaian secara kekeluargaan setelah kedua pihak sepakat berdamai.
“Beberapa kejadian terakhir lebih banyak kecelakaan ringan. Saat petugas tiba di lokasi, para pihak sudah sepakat menyelesaikannya secara kekeluargaan,” ungkapnya.
Untuk menekan angka kecelakaan, Satlantas Polres Tarakan terus meningkatkan patroli dan kehadiran personel di lapangan, terutama pada jam-jam sibuk. Polisi juga rutin memberikan edukasi kepada masyarakat, agar selalu menggunakan helm, mematuhi aturan lalu lintas, serta menjaga konsentrasi selama berkendara.
“Kami terus mengingatkan masyarakat bahwa keselamatan berlalu lintas adalah tanggung jawab bersama. Jangan lengah meski berada di jalan yang terlihat aman,” pungkasnya.
Penulis: Ade Prasetia
Editor: Yusva Alam


