Perluas Promosi Pariwisata lewat Lomba Lari, Bupati Sri: Tarik Wisatawan Luar Daerah

BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau mulai mendorong olahraga sebagai salah satu strategi untuk memperluas promosi pariwisata daerah. Konsep tersebut terlihat dalam pelaksanaan Bupati Berau Independence Runs (BBIR) 2026 yang berlangsung di halaman Kantor Bupati Berau, Minggu (20/9/2026).

Bukan sekadar menghadirkan aktivitas olahraga massal, ajang lari tersebut juga menjadi ruang untuk memperkenalkan Berau kepada peserta dari luar daerah. Sekitar 2.200 pelari ambil bagian, dengan peserta yang datang tidak hanya dari Kabupaten Berau, tetapi juga sejumlah daerah di Kalimantan Timur hingga luar provinsi.

Tingginya partisipasi peserta menjadi catatan tersendiri bagi penyelenggaraan BBIR 2026. Terlebih, kegiatan tersebut sempat mengalami beberapa kali penundaan sebelum akhirnya dapat kembali digelar.

Bupati Berau, Sri Juniarsih membuka langsung kegiatan tersebut. Ia memastikan pelaksanaan BBIR 2026 telah melalui koordinasi dengan Dinas Kesehatan sehingga kegiatan dapat dilaksanakan dengan mempertimbangkan kondisi dan keselamatan peserta.

“Semoga dengan kegiatan ini dapat bernilai positif bagi masyarakat Berau. Alhamdulillah masyarakat antusias,” ungkapnya.

Menurutnya, antusiasme peserta menunjukkan bahwa olahraga memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi bagian dari agenda pariwisata Berau. Karena itu, pemerintah daerah berencana menjadikan kegiatan lari tersebut sebagai agenda yang digelar secara berkelanjutan.

Sri Juniarsih melihat kehadiran peserta dari luar daerah sebagai peluang yang tidak boleh dilewatkan. Mereka tidak hanya datang untuk mengikuti lomba, tetapi juga memiliki kesempatan menikmati suasana dan mengenal potensi wisata yang dimiliki Kabupaten Berau.

Konsep inilah yang ingin dikembangkan Pemkab Berau melalui sport tourism. Event olahraga diharapkan mampu mendatangkan pengunjung sekaligus menciptakan efek lanjutan terhadap sektor pariwisata, ekonomi kreatif, usaha masyarakat, hingga pelaku usaha jasa wisata.

“Kegiatan ini tidak hanya untuk olahraga, tetapi kita manfaatkan untuk promosi pariwisata kita dengan segala keindahan Kabupaten Berau,” ujarnya.

Berau sendiri memiliki beragam destinasi yang dapat menjadi daya tarik bagi wisatawan. Mulai dari kawasan wisata bahari hingga destinasi yang memiliki kekayaan alam dan ekosistem pesisir.

Sejumlah destinasi unggulan seperti Pulau Maratua dan Pulau Kakaban menjadi bagian dari potensi yang terus didorong untuk semakin dikenal. Selain itu, posisi Berau yang berada di kawasan penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN) juga dinilai memberikan peluang untuk memperluas pasar wisata.

Melalui kegiatan seperti BBIR, promosi wisata tidak hanya dilakukan melalui media maupun kampanye pariwisata, tetapi juga melalui pengalaman langsung para peserta yang datang dari berbagai daerah.

Peserta dari luar Berau berpotensi menjadi bagian dari promosi dari mulut ke mulut ketika mereka kembali ke daerah asal. Pengalaman mengikuti kegiatan olahraga sekaligus menikmati destinasi wisata di Berau diharapkan dapat mendorong semakin banyak orang mengenal dan berkunjung ke Bumi Batiwakkal.

Karena itu, Pemkab Berau menargetkan kegiatan serupa tidak berhenti pada satu pelaksanaan. Agenda olahraga dengan skala peserta yang lebih luas diharapkan dapat terus dikembangkan sehingga memiliki daya tarik tersendiri dalam kalender kegiatan daerah.

Pemerintah daerah berharap perpaduan olahraga dan pariwisata tersebut mampu memperkuat citra Berau sebagai salah satu daerah tujuan wisata di Kalimantan Timur. “Kita ingin Berau dapat tereksplor dan semakin dikenal oleh orang banyak,” pungkasnya. (adv)

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

BERITA POPULER