TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) terus mengakselerasi upaya penjemputan berbagai program strategis nasional guna memperkuat pembangunan sektor sosial dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kaltara.
Salah satu fokus yang saat ini didorong saat ini berupa rencana pembangunan Sekolah Rakyat serta penguatan infrastruktur logistik sosial di wilayah Kaltara.
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kaltara, Obed Daniel, mengatakan bahwa koordinasi intensif antara Gubernur Kaltara dan Menteri Sosial Republik Indonesia di Jakarta telah membuahkan komitmen kuat untuk merealisasikan program tersebut di Bumi Benuanta.
“Pemprov saat ini sedang ngegas agar program ini bisa segera terwujud di Kaltara. Ini merupakan bagian dari upaya kita untuk menghadirkan layanan pendidikan dan sosial yang lebih merata, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujar Obed, belum lama ini.
Ia menjelaskan, Sekolah Rakyat dirancang sebagai sarana pendidikan yang tidak hanya memberikan akses belajar bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, tetapi juga diharapkan mampu menjadi pusat pembinaan karakter, keterampilan, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah.
Untuk mendukung rencana tersebut, Pemprov Kaltara telah mengusulkan dua lokasi pembangunan di Kabupaten Bulungan, masing-masing di Desa Gunung Sari dengan luas sekitar 5 hektare dan Desa Abdi Mulyo seluas 8 hektare.
“Kita sudah menyiapkan dua lokasi tersebut. Namun, memang masih ada sedikit kendala dalam hal persetujuan lahan,” ungkapnya.
Obed menerangkan, kedua lokasi tersebut merupakan lahan transmigrasi, sehingga proses pembangunan masih menunggu persetujuan dari Kementerian Transmigrasi. Meski demikian, Pemprov Kaltara terus melakukan koordinasi lintas kementerian agar perizinan dapat segera diselesaikan.
Selain pembangunan Sekolah Rakyat, penguatan infrastruktur logistik sosial juga menjadi bagian penting dari program ini. Infrastruktur tersebut nantinya akan berfungsi sebagai pusat distribusi bantuan sosial, logistik kebencanaan, serta dukungan bagi penanganan kondisi darurat di berbagai wilayah Kaltara.
“Dengan adanya infrastruktur logistik sosial yang memadai, penyaluran bantuan kepada masyarakat bisa lebih cepat, tepat sasaran, dan efisien,”pungkasnya. (tin/and)
Reporter: Martinus
Editor: Andhika


