TARAKAN – Penataan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan, terus mendapat perhatian DPRD. Restrukturisasi kelembagaan dinilai perlu diarahkan, agar organisasi pemerintahan lebih efektif dalam merespons kebutuhan masyarakat.
Wakil Wali Kota Tarakan, Ibnu Saud, mengatakan masukan DPRD terkait restrukturisasi dan penguatan OPD sejalan dengan arah kebijakan pemerintah daerah.
“Substansi dari perubahan, pembentukan, atau penyatuan OPD ini adalah bagaimana pemerintahan bisa lebih responsif dan adaptif. Pandangan dan masukan dari rekan-rekan DPRD, termasuk dari Fraksi Golkar, sebenarnya sejalan dengan pemaparan pemerintah. Ini menjadi penguatan agar kita tidak keluar dari rel,” ujar Ibnu Saud, belum lama ini.
Terkait isu mengenai batalnya penggabungan sejumlah OPD, termasuk wacana penggabungan Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Ibnu Saud meminta publik menunggu proses resmi.
“Kita ikuti saja perkembangannya. Saya tidak bisa berkomentar atas hal yang masih spekulatif. Yang jelas, dari suasana dan atmosfer di DPRD, seluruh pihak memberikan dukungan bulat terhadap penguatan penataan organisasi ini,” katanya.
Selain struktur kelembagaan, Ibnu Saud menekankan pentingnya penataan Sumber Daya Manusia (SDM), khususnya dalam penempatan Aparatur Sipil Negara (ASN).
Menurutnya, pejabat maupun pegawai harus ditempatkan sesuai kompetensi dan kebutuhan organisasi. Prinsip the right man on the right place dinilai menjadi salah satu kunci, agar perubahan struktur OPD tidak sekadar administratif.
“Keterampilan dan kompetensi adalah ukuran paling utama. Orang yang ditempatkan harus menjadi penyelesai masalah (problem solver). Kalau tidak kompeten, justru akan memicu masalah baru,” ujarnya.
Dia mengibaratkan penempatan SDM dalam pemerintahan, seperti kondisi seseorang yang membutuhkan pertolongan saat tenggelam.
“Ibarat kita tenggelam di laut, kita tentu membutuhkan bantuan dari orang yang ahli berenang, tanpa mempedulikan latar belakangnya. Begitu juga dalam urusan pemerintahan, kemampuan dan kualitas teknis seseorang adalah kunci,” katanya.
Ibnu Saud berharap penataan organisasi yang dibarengi dengan penempatan SDM sesuai kompetensi, dapat memperkuat kinerja Pemkot Tarakan. Dengan begitu, target pembangunan daerah diharapkan dapat dicapai secara lebih optimal.
“Jika SDM yang ditempatkan berkualitas dan kompeten, target-target pembangunan daerah Insyaallah akan tercapai,” pungkasnya.
Pewarta: Ade Prasetia
Editor: Yusva Alam


