Pemkot Tarakan Dorong UMKM Naik Kelas dan Berdaya Saing

TARAKAN – Pemerintah Kota (Pemkot)Tarakan menegaskan komitmennya dalam memperkuat pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai penggerak utama perekonomian daerah.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Tarakan Khairul, saat membuka Pameran Kriya Nusa Kaltara 2025 di Tarakan Art and Convention Center (TACC), Minggu (28/12/2025).

Wali Kota menyebut UMKM memiliki peran strategis dalam menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “UMKM adalah tulang punggung ekonomi daerah. Karena itu harus terus didorong agar naik kelas dan memiliki daya saing,” ujar Khairul.

Menurutnya, pengembangan UMKM tidak cukup hanya dengan membuka ruang pemasaran, tetapi harus diiringi dengan peningkatan kualitas produk, pengemasan yang menarik, serta pemanfaatan pemasaran digital. Selain itu, penguatan merek lokal dinilai penting agar produk UMKM memiliki identitas yang jelas di pasar.

“Produk UMKM kita harus punya ciri khas. Kualitas ditingkatkan, kemasan diperbaiki, dan pemasaran harus mengikuti perkembangan zaman, termasuk digital,” tegasnya.

Pemkot Tarakan, lanjut Khairul, secara konsisten memberikan dukungan melalui pendampingan, pelatihan, serta promosi berkelanjutan. Sinergi dengan Dekranasda juga terus diperkuat untuk mendorong UMKM berbasis potensi dan budaya lokal.

Salah satu bentuk keberpihakan nyata terhadap produk lokal adalah penggunaan batik khas Tarakan bermotif daerah oleh seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kota Tarakan. Kebijakan tersebut diharapkan mampu memberikan kepastian pasar sekaligus meningkatkan kepercayaan diri pelaku UMKM.

“Kita ingin UMKM lokal tidak hanya bertahan, tapi tumbuh dan berkembang secara berkelanjutan,” katanya.

Khairul juga menekankan bahwa Kota Tarakan merupakan penyumbang terbesar Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) di Kalimantan Utara. Dengan posisi tersebut, penguatan UMKM dinilai menjadi strategi penting dalam menjaga pertumbuhan ekonomi kreatif dan inklusif.

Dalam kesempatan itu, Khairul turut meninjau berbagai produk UMKM, mulai dari batik khas daerah hingga aneka kuliner olahan lokal. Dia menyebut kegiatan semacam ini penting untuk melihat langsung perkembangan UMKM sekaligus menyerap masukan dari para pelaku usaha.

“Pemerintah harus hadir langsung mendampingi UMKM. Sinergi inilah yang akan memperkuat ekonomi daerah,” pungkasnya. (apc/and)

Reporter: Ade Prasetia
Editor: Andhika

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

16.4k Pengikut
Mengikuti

BERITA POPULER