TANJUNG SELOR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan resmi meluncurkan Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) Kayanku sebagai unit bisnis baru milik Perumda Air Minum Danum Benuanta. Kehadiran produk air minum lokal di Bulungan diharapkan mampu memperkuat kinerja badan usaha milik daerah (BUMD), meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), sekaligus memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat.
Bupati Bulungan, Syarwani, mengatakan peluncuran AMDK Kayanku merupakan hasil dari proses panjang yang telah dilalui Perumda Air Minum Danum Benuanta, mulai dari tahap perencanaan, pembangunan fasilitas produksi, pengujian kualitas air hingga pemenuhan berbagai persyaratan perizinan dan sertifikasi.
Ia mengapresiasi seluruh jajaran direksi, dewan pengawas, karyawan Perumda, serta pihak-pihak yang terlibat sehingga produk tersebut dapat diproduksi dan dipasarkan secara resmi.
Syarwani mengapresiasi seluruh jajaran Perumda Air Minum Danum Benuanta dan semua pihak yang telah bekerja keras hingga AMDK Kayanku dapat diluncurkan. “AMDK Kayanku menjadi salah satu pencapaian penting bagi pengembangan BUMD di Kabupaten Bulungan,” jelasnya.
Perumda dinilai berhasil melakukan transformasi dengan tidak hanya berfokus pada pelayanan air bersih, tetapi juga mulai mengembangkan sektor usaha yang memiliki nilai ekonomi.
Ia menegaskan, perusahaan daerah dituntut mampu menciptakan nilai tambah melalui diversifikasi usaha yang dikelola secara profesional. Langkah tersebut dinilai penting agar perusahaan memiliki kemandirian finansial sekaligus memberikan kontribusi lebih besar terhadap peningkatan PAD.
Kata Bupati BUMD tidak hanya bertugas memberikan pelayanan kepada masyarakat, tetapi juga harus mampu mengembangkan usaha yang produktif sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat Bulungan.
Syarwani optimistis AMDK Kayanku memiliki peluang untuk berkembang menjadi produk unggulan asal Bulungan. Dengan kualitas yang terjaga, produk tersebut diyakini mampu bersaing, tidak hanya di pasar lokal tetapi juga menjangkau wilayah lain.
Pemerintah daerah, lanjutnya, akan terus mendukung berbagai langkah transformasi dan pengembangan usaha yang dilakukan Perumda Air Minum Danum Benuanta.
Selain menambah sumber pendapatan perusahaan, keberadaan unit usaha AMDK juga diyakini mampu membuka lapangan pekerjaan baru, menggerakkan ekonomi lokal, serta memperkuat ekosistem industri di Kabupaten Bulungan.
Karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat, instansi pemerintah, pelaku usaha, hingga berbagai lembaga untuk mengutamakan penggunaan produk lokal sebagai bentuk dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
“Dengan menggunakan produk daerah, kita ikut berkontribusi membangun perekonomian Kabupaten Bulungan agar semakin maju, mandiri, dan berkelanjutan,” tutupnya.(*)
Martinus


