Pemkab Bulungan Perkuat Edukasi Gizi Melalui Pengolahan Pangan Berbasis Ikan

TANJUNG SELOR – Bupati Bulungan menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, Tim Penggerak (TP) PKK, perangkat desa, kelompok masyarakat, pelaku usaha perikanan di Bulungan.

Hal itu dikatakan Syarwani saat melauncing dapur pengolahan ikan TP PKK Bulungan belum lama ini. Menurutnya, sinergi yang kuat diperlukan agar potensi perikanan yang dimiliki Kabupaten Bulungan tidak hanya mampu meningkatkan perekonomian masyarakat, tetapi juga berkontribusi terhadap upaya peningkatan kualitas kesehatan dan gizi keluarga.

Bupati menjelaskan, keberadaan dapur pengolahan ikan yang dibarengi dengan pelatihan keterampilan bagi masyarakat diharapkan dapat mendorong lahirnya berbagai inovasi produk olahan berbahan baku ikan.

“Dengan begitu,ikan tidak hanya dikonsumsi dalam bentuk menu tradisional, tetapi juga dapat diolah menjadi makanan yang lebih variatif, menarik, bernilai ekonomi, serta diminati oleh seluruh kalangan, termasuk anak-anak,” ucap Syarwani.

Ia melanjutkan, melalui edukasi dan pelatihan itu masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya kandungan gizi yang terdapat dalam ikan serta mampu mengolahnya menjadi menu yang sehat, lezat, dan memiliki nilai tambah bagi keluarga.

Kata Syarwani, ikan merupakan salah satu sumber protein hewani berkualitas tinggi yang kaya akan asam amino esensial, vitamin, mineral, serta kandungan omega-3 yang berperan penting dalam mendukung pertumbuhan, perkembangan otak, dan menjaga kesehatan tubuh.

Berbagai penelitian juga menunjukkan bahwa konsumsi ikan secara rutin dapat membantu memenuhi kebutuhan protein masyarakat sekaligus mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Oleh karena itu,  upaya peningkatan konsumsi ikan dinilai menjadi bagian penting dalam mendukung program pembangunan kesehatan masyarakat dan pencegahan masalah gizi, khususnya pada anak-anak dan ibu hamil.

Selain memberikan manfaat kesehatan, peningkatan konsumsi ikan juga diyakini mampu memperkuat pasar bagi hasil perikanan lokal sehingga berdampak positif terhadap kesejahteraan nelayan dan pelaku usaha perikanan.

Kegiatan tersebut diikuti oleh kader TP PKK, pelaku usaha pengolahan hasil perikanan, kelompok wanita tani, serta berbagai unsur masyarakat yang memiliki perhatian terhadap pengembangan pangan berbasis ikan di Kabupaten Bulungan.

Para peserta mendapatkan materi mengenai kandungan gizi ikan, teknik pengolahan yang baik, hingga pengembangan produk olahan yang memiliki daya saing dan nilai jual lebih tinggi. (*)

Pewarta: Martinus

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

BERITA POPULER