
TARAKAN – Pemerintah Kota Tarakan resmi melantik dan mengambil sumpah 100 pejabat administrator dan pengawas, Senin (24/11/2025), di Gedung Serbaguna Kantor Wali Kota Tarakan. Pelantikan dipimpin langsung oleh Wali Kota Tarakan, Khairul.
Dalam arahannya, Wali Kota menegaskan bahwa seluruh proses pelantikan telah melalui mekanisme yang sesuai regulasi, mulai dari evaluasi kinerja, kebutuhan organisasi, hingga pertimbangan teknis Badan Kepegawaian Negara (BKN). Dia menyebut pelantikan ini merupakan tahap kedua dari rangkaian pengisian jabatan yang sudah dijadwalkan Pemkot Tarakan.
“Bapak Ibu yang dilantik hari ini adalah mereka yang sudah mendapatkan pertimbangan teknis BKN dan dinilai layak mengemban jabatan barunya,” ujarnya dalam sambutan.
Khairul juga mengingatkan bahwa mulai 2026 pemerintah pusat menerapkan Sistem Manajemen Talenta Nasional. Melalui sistem ini, talenta ASN akan terpantau secara nasional tanpa bergantung pada mekanisme Panitia Seleksi seperti sebelumnya. Karena itu, ia meminta seluruh ASN menyiapkan diri menghadapi era birokrasi yang lebih modern dan kompetitif.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota menyoroti perlunya penyegaran organisasi. Dia menilai belakangan ini kinerja beberapa perangkat daerah mengalami penurunan, terutama terkait tindak lanjut instruksi pimpinan.
“Apa yang disampaikan kepala daerah di rapat itu adalah instruksi, bukan sekadar formalitas. Saya ingin pejabat yang baru dilantik bisa mengeksekusi dengan cepat,” tegasnya.
Khairul juga menyinggung tantangan besar yang akan dihadapi Pemkot Tarakan tahun depan, yakni pemangkasan APBD sebesar Rp400 miliar. Kondisi itu, kata dia, menuntut seluruh organisasi perangkat daerah untuk bekerja lebih inovatif dan agresif dalam mencari sumber pendapatan baru.
“Selamat bekerja. Tunjukkan kinerja terbaik dan segera menyesuaikan diri dengan tugas masing-masing,” tutup Wali Kota. (adv/apc/and)


