TARAKAN – Persoalan kebersihan menjadi perhatian Wali Kota Tarakan, Khairul, saat memantau kondisi Pasar Gusher, Jumat (28/8/2026). Kondisi lingkungan pasar yang masih terlihat kurang bersih menjadi salah satu hal yang disoroti. Khairul mengatakan, persoalan tersebut perlu segera dikoordinasikan dengan pihak pengelola pasar agar pengangkutan sampah dapat dilakukan secara rutin.
“Kita akan koordinasikan dengan pengelola pasar, termasuk PT Guser, bagaimana pengangkutan sampah ini bisa dilakukan secara rutin,” ujar Khairul.
Menurutnya, kebersihan dan kenyamanan pasar merupakan bagian penting dalam mendukung aktivitas perdagangan. Pasar yang bersih dan tertata juga diharapkan dapat membuat masyarakat lebih nyaman ketika berbelanja.
“Yang penting pasar itu bersih, nyaman, sehingga masyarakat juga nyaman datang ke pasar,” katanya.
Khairul menegaskan, Pemkot Tarakan akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mendorong pengelolaan kebersihan pasar agar berjalan lebih baik.
Pembenahan tersebut diharapkan dapat membuat Pasar Gusher menjadi kawasan perdagangan yang lebih bersih, nyaman, dan tertata bagi pedagang maupun masyarakat.
Salah satu warga Tarakan, May, berharap persoalan kebersihan Pasar Gusher mendapat perhatian lebih dari pengelola. Ia menilai kondisi pasar yang bersih bukan hanya memberikan kenyamanan bagi pembeli, tetapi juga membuat aktivitas pedagang lebih nyaman.
“Kalau pasar bersih, tentu kita lebih nyaman berbelanja. Sampah jangan sampai menumpuk dan mengganggu,” ujar May, Minggu (30/8/2026).
May mengatakan, persoalan kebersihan sebaiknya tidak hanya dibenahi ketika ada pemantauan. Pengangkutan sampah secara rutin dinilai penting agar kondisi pasar tetap terjaga setiap hari.
“Harapannya jangan hanya dibersihkan sesekali. Kalau pengangkutan sampah rutin, tentu kondisi pasar bisa lebih nyaman dan tidak terlihat kumuh,” harapnya. (apc/and)
Reporter: Ade Prasetia
Editor: Andhika


