TANJUNG SELOR – Aksi pembacokan di Kelurahan Tanjung Palas Tengah, Kecamatan Tanjung Palas, Kabupaten Bulungan beberapa waktu lalu, diduga karena salah ucapan yang membuat pelaku tersulut emosi.
“Motifnya sakit hati, karena ada perkataann pelaku kepada korban,” ucap Kapolresta Bulungan, Kombes Pol Rofikoh Yunianto melalui Kasat Reskrim AKP Rio Adi Pratama, Rabu (28/1/2026).
Sebelumnya ada dua orang warga dilaporkan mengalami luka akibat serangan senjata tajam yang dilakukan seorang pria berinisial S.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 12.30 Wita di rumah milik FI yang berlokasi di Jalan Kasimuddin RT 01, Kelurahan Tanjung Palas Tengah, Kabupaten Bulungan.
Kejadian bermula ketika pelaku mendatangi rumah korban dengan membawa sebilah senjata tajam jenis parang. Korban masing-masing berinisial A (45) dan Z (45) yang merupakan seorang Aparatur Sipil Negara (ASN), yang sama-sama berdomisili di Kecamatan Tanjung Palas.
Korban A mengalami dua luka bacok di tangan kanan dan luka di bagian kepala, sedangkan korban Z mengalami luka bacok di betis sepanjang sekitar tujuh sentimeter serta luka memar di punggung.
Kejadian bermula saat pelaku bersama seorang rekannya berangkat dari rumahnya menuju kediaman FI dengan tujuan menemui Z. Setibanya di lokasi, pelaku langsung masuk ke dalam rumah sambil membawa parang dan berusaha menemui korban Z.
Niat pelaku diurungkan karena dicegah oleh A yang saat itu berada di dalam rumah. Karena dicegah pelaku kemudian langsung membacok korban hingga mengalami luka. “Setelah itu, pelaku menghampiri Z dan kembali melakukan pembacokan,” tuturnya.
Saat ini pelaku sudah diamankan dan telah dilakukan penahanan di Rutan Polresta Bulungan guna penyelidikan lebih lanjut. (*)
Penulis: Martinus
Editor: Yusva Alam


