Kronologi Herman Hilang di Hutan Tarakan, Parangnya Ditemukan Tertancap

TARAKAN – Pencarian terhadap Herman (45), pria asal Nunukan yang dilaporkan hilang di kawasan Hutan Rumah Adat Tidung, Kelurahan Karang Anyar Pantai, Kecamatan Tarakan Barat, masih terus berlangsung. Sebelum dinyatakan hilang, Herman diketahui pergi mencari daun nipah bersama sejumlah rekannya pada Sabtu (30/5/2026).

Rosdiana, rekan korban, menceritakan bahwa hari itu mereka berangkat bersama untuk mencari daun nipah yang biasa dijual kepada pengepul. Sesampainya di lokasi, masing-masing berpencar untuk mencari daun nipah di titik yang berbeda.

Menurut Rosdiana, menjelang waktu Asar, adiknya sempat kembali ke pinggir jalan untuk mengantar hasil panen daun nipah. Saat itu Herman masih berada di dalam kawasan hutan.

Tak lama kemudian, Herman juga diketahui sempat membawa hasil daun nipah ke tepi jalan. Namun setelah itu keberadaannya tidak lagi diketahui.

“Kami tunggu sampai Magrib tidak keluar juga. Awalnya tidak ada pikiran dia hilang,” kata Rosdiana, Kamis (4/6/2026).

Merasa ada yang janggal, Rosdiana bersama rekan lainnya kembali masuk ke kawasan hutan pada malam hari dengan membawa senter. Mereka berupaya menelusuri jalur yang diduga dilalui Herman dengan mengikuti bekas potongan daun nipah yang ditinggalkannya.

Pencarian malam itu menghasilkan satu petunjuk. Mereka menemukan parang milik Herman yang masih tertancap di lokasi tempat korban terakhir diduga bekerja.

“Kami cari jejaknya, yang ditemukan hanya parang. Parangnya tertancap di sana, tetapi orangnya tidak ada,” ungkap Rosdiana.

Meski menemukan parang tersebut, pencarian hingga malam hari tidak membuahkan hasil. Sekitar pukul 21.00 Wita, keluarga memutuskan kembali dan melanjutkan pencarian keesokan harinya.

Selama tiga hari berikutnya, keluarga dan warga setempat terus menyisir kawasan hutan sambil memanggil nama korban. Namun Herman tak kunjung ditemukan.

Rosdiana mengaku sempat tidak langsung melaporkan kejadian tersebut, karena berharap Herman dapat kembali sendiri. Pasalnya, lokasi pencarian daun nipah dinilai tidak terlalu jauh dari akses keluar kawasan hutan.

“Kami pikir dia masih bisa keluar sendiri, karena sebenarnya kalau sedikit bergeser dari lokasi itu sudah bisa melihat arah keluar,” ujarnya.

Setelah tiga hari tanpa kabar, Rosdiana akhirnya melaporkan kejadian tersebut kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Tarakan pada Rabu (3/6/2026).

Diketahui, Herman baru tiba di Tarakan dari Nunukan beberapa hari menjelang Iduladha. Pria yang sehari-hari bekerja di sektor rumput laut itu, disebut baru pertama kali ikut mencari daun nipah bersama Rosdiana dan rekan-rekannya.

Hingga Kamis (4/6/2026), tim SAR gabungan masih melakukan pencarian di sekitar kawasan Hutan Rumah Adat Tidung. Parang yang ditemukan tertancap di lokasi menjadi salah satu petunjuk terakhir keberadaan Herman sebelum dinyatakan hilang.

Penulis: Ade Prasetia
Editor: Yusva Alam

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

BERITA POPULER