Dorong Penguatan Pengelolaan BUMK untuk Maksimalkan Potensi Kampung

BERAU – Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi, mendorong penguatan pengelolaan Badan Usaha Milik Kampung (BUMK) sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kemandirian ekonomi kampung. Hal ini dinilai penting agar potensi besar yang dimiliki setiap kampung dapat dikelola secara optimal dan berkelanjutan.

Sumadi menuturkan, BUMK memiliki peran vital sebagai motor penggerak ekonomi di tingkat kampung, khususnya dalam membuka lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan asli kampung (PAK).

Menurutnya, penguatan pengelolaan tidak hanya berkaitan dengan aspek permodalan, tetapi juga peningkatan kapasitas sumber daya manusia, tata kelola yang profesional, serta perencanaan usaha yang matang.

“BUMK harus dikelola serius dan profesional. Potensi kampung bisa berkembang kalau manajemennya baik,” ujarnya.

Ia menilai, sejumlah kampung di Berau telah menunjukkan capaian positif dalam mengelola BUMK, bahkan mampu menghasilkan keuntungan yang signifikan. “Keberhasilan ini harus diperluas agar bisa dirasakan merata di seluruh wilayah,” ucapnya.

Sumadi juga mendorong pemerintah daerah untuk memperkuat pendampingan, mulai dari pelatihan manajemen usaha hingga akses pasar.

Selain itu, ia menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan BUMK. Hal ini guna menjaga kepercayaan masyarakat serta memastikan keberlanjutan usaha dalam jangka panjang.

“Kepercayaan masyarakat jadi kunci. Maka pengelolaan harus terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan,” pungkasnya. (adv)

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

16.4k Pengikut
Mengikuti

BERITA POPULER