Cabai Tiung di Pasar Induk Senaken Tembus Rp90 Ribu

PASER – Memasuki Ramadan 1447 Hijriah, harga kebutuhan pokok di Pasar Induk Penyembolum Senaken mulai bergerak naik. Komoditas yang paling mencolok adalah cabai tiung yang sempat menyentuh Rp90 ribu per kilogram.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM Paser, Yusuf, menyampaikan bahwa lonjakan terutama terjadi pada komoditas bumbu dapur menjelang Ramadan.

“Cabai tiung dari Rp60 ribu menjadi Rp90 ribu per kilogram. Cabai keriting naik dari Rp30 ribu ke Rp40 ribu kemarin. Tapi sekarang sudah mulai turun,” ujarnya, Minggu (22/2/2026).

Hasil pemantauan di lapangan menunjukkan harga cabai tiung masih bervariasi. Ada pedagang yang menjual Rp90 ribu per kilogram, namun sebagian lain mulai menurunkan harga hingga Rp75 ribu.

Salah satu pedagang, Asri, mengaku harga sempat melonjak lebih tinggi sebelum akhirnya berangsur turun.

“Sempat Rp100 ribu, sekarang sudah turun. Saya modal beli kemarin Rp90 ribu, tapi karena lama, saya jual Rp75 ribu saja,” katanya.

Selain cabai, sejumlah komoditas lain ikut mengalami kenaikan ringan. Tomat naik dari Rp15 ribu menjadi Rp18 ribu per kilogram, kentang dari Rp20 ribu menjadi Rp22 ribu, serta bawang merah dari Rp45 ribu menjadi Rp50 ribu per kilogram.

Sementara itu, harga cabai keriting hijau masih berada di kisaran Rp40 ribu per kilogram, cabai keriting merah Rp45 ribu, dan cabai teropong Rp50 ribu per kilogram.

Kenaikan harga ini diperkirakan dipicu meningkatnya permintaan menjelang Ramadan serta faktor distribusi pasokan. Disperindagkop UKM Paser memastikan pemantauan rutin terus dilakukan untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di pasaran. (MK)

Editor: Agus S

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

BERITA POPULER