TARAKAN – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tarakan melalui Seksi Pencegahan, akan melaksanakan sejumlah kegiatan strategis dalam rangka meningkatkan ketangguhan masyarakat menghadapi bencana. Salah satunya adalah pembentukan Kelurahan Tangguh Bencana (KTB) yang akan dimulai akhir Juli 2025.
“Di akhir Juli ini, kita rencanakan mulai tanggal 27 dan seterusnya, akan berlangsung kegiatan pembentukan Kelurahan Tangguh Bencana. Untuk lokasi perdana tahun ini dipilih Kelurahan Kampung Empat,” ujar Boedi Soenjoyo, Kepala Seksi Pencegahan BPBD Tarakan, Rabu (10/7/2025).
Kegiatan ini akan melibatkan pembentukan kelompok kerja (pokja) dan perekrutan relawan, yang selanjutnya akan mendapatkan pembekalan materi seputar kebencanaan. Sebagai bentuk penerapan, akan digelar simulasi bencana pada 23 Agustus 2025.
Selain program tersebut, BPBD juga akan menggelar pelatihan peningkatan kapasitas sumber daya manusia dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Rangkaian pelatihan ini direncanakan pada 10 hingga 15 Agustus, menyasar empat kelurahan yang dinilai memiliki tingkat kerawanan tinggi.
“Dua kelurahan di Tarakan Timur, yaitu Kampung Enam dan Pantai Amal, serta dua lainnya di Tarakan Utara, yakni Juwata Permai dan Juata Kerikil akan kita latih secara fisik, khusus terkait teknik pemadaman Karhutla,” tambah Boedi.
Tak hanya itu, di pertengahan Agustus, BPBD juga akan menggelar pelatihan mitigasi bencana di Kelurahan Kampung 6. Pelatihan ini berfokus pada kemampuan masyarakat dalam menilai risiko dan melakukan langkah-langkah pencegahan di lingkungan mereka.
Menurut Boedi, pemilihan wilayah-wilayah tersebut tidak dilakukan secara acak. “Kami memiliki zonasi tingkat kerentanan bencana. Untuk sementara ini kami fokus di Zona 1, yakni Tarakan Timur, karena memiliki potensi risiko paling tinggi. Selain Karhutla, wilayah ini juga menghadapi ancaman tsunami karena berbatasan langsung dengan laut lepas,” jelasnya.
Dia menegaskan, kegiatan ini akan terus berlanjut secara bertahap menyasar wilayah lain, seiring dengan arah pembangunan dan target RPJMD Kota Tarakan.
“Target kami membentuk masyarakat yang tangguh bencana, dan secara jangka panjang menjadikan Tarakan sebagai kota tangguh terhadap segala bentuk bencana,” pungkasnya.
Penulis: Ade Prasetia
Editor: Yusva Alam


