TARAKAN – Pasar Batu di Kelurahan Sebengkok, Kota Tarakan, bakal memiliki wajah baru setelah dibangun dengan konsep pasar modern. Bangunan tersebut yang dirancang empat lantai dengan fungsi berbeda, mulai dari area parkir hingga pusat perdagangan dan kuliner.
Kabid Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Tarakan, Sabudi, mengatakan konsep Pasar Batu dibuat menyerupai pasar modern yang ada di sejumlah daerah.
Pada lantai paling bawah atau basement, area tersebut akan difungsikan sebagai tempat parkir kendaraan. Sementara lantai bawah dijadikan basement atau parkir.
“Jadi lantai bawah ini parkir, basement. Kemudian langsung lantai 1, pasar-pasar baju dan lainnya,” kata Sabudi, Selasa (11/8/2026).
Selanjutnya, lantai 2 akan dilengkapi food court yang menjadi area khusus untuk aktivitas kuliner. Sementara lantai 3 kembali difungsikan sebagai area perdagangan untuk pakaian maupun berbagai jenis barang lainnya.
“Lantai 3 sama, baju sama barang-barang lainnya. Mungkin makanan-makanan,” ujarnya.
Konsep tersebut juga memungkinkan produk makanan dan oleh-oleh khas Tarakan masuk dalam area perdagangan di dalam pasar. Dengan begitu, Pasar Batu tidak hanya menjadi tempat transaksi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga dapat mendukung aktivitas kuliner dan penjualan produk lokal.
Pembangunan Pasar Batu dilakukan secara bertahap. Saat ini pekerjaan masih difokuskan pada konstruksi struktur bangunan, sebelum dilanjutkan dengan pekerjaan dinding dan bagian bangunan lainnya.
“Ini masih konstruksi. Nanti naik konstruksi, baru dinding dan yang lain. Yang penting konstruksi dulu,” jelas Sabudi.
Dia memperkirakan pembangunan keseluruhan membutuhkan waktu sekitar dua hingga tiga tahun. Pengerjaan dilakukan bertahap menyesuaikan ketersediaan anggaran.
“Ini bertahap. Kemungkinan sampai dua sampai tiga tahun lagi, bertahap. Jadi anggarannya bertahap,” katanya.
Dari sisi teknis, Sabudi menyebut tidak ada kendala berarti dalam proses pembangunan. Kendala utama berkaitan dengan ketersediaan anggaran, karena setiap tahapan pekerjaan harus menunggu alokasi anggaran sebelum proses lelang dilakukan.
“Kalau teknis tidak ada kendala. Yang penting ada anggaran turun, baru kita lelang,” pungkasnya.
Pasar Batu sendiri merupakan salah satu pasar lama di Tarakan yang mengalami kebakaran pada 2020. Setelah dilakukan penataan, pasar tersebut kemudian direncanakan dibangun kembali dengan konsep yang lebih modern.
Pembangunan pasar telah dimulai pada periode pertama kepemimpinan Wali Kota Tarakan Khairul pada 2019-2024, namun sempat terhenti. Kini proyek tersebut kembali dilanjutkan secara bertahap, dengan konsep bangunan empat lantai yang diharapkan dapat memberikan fasilitas perdagangan yang lebih tertata bagi masyarakat.
Penulis: Ade Prasetia
Editor: Yusva Alam


