Baperrida Kaltara Rampungkan RKPD 2027, Arah Pembangunan Fokus Tiga Sektor Strategis

TANJUNG SELOR – Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Baperrida) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) telah merampungkan penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027.

Dokumen tersebut menjadi pedoman arah pembangunan daerah pada tahun 2027 mendatang, dengan menitikberatkan pada tiga fokus utama.

Kepala Baperrida Kaltara, Bertius, mengatakan penyusunan RKPD Tahun 2027 telah selesai pada Juni 2026. Menurutnya, tiga prioritas pembangunan yang diusung meliputi penguatan konektivitas wilayah, peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkarakter, serta pengembangan ekonomi bernilai tambah.

Fokus pertama adalah peningkatan konektivitas antarwilayah maupun di dalam wilayah Kaltara. Program ini diarahkan untuk mewujudkan pemerataan pembangunan, terutama di daerah yang hingga kini masih memiliki keterbatasan infrastruktur.

“Harapan kita ke depan, meskipun dengan berbagai keterbatasan, pembangunan tetap diarahkan ke kawasan-kawasan yang infrastruktur dasarnya masih minim, terutama di wilayah perbatasan, pedalaman, dan pesisir. Kawasan-kawasan tersebut harus menjadi prioritas pembangunan,” ujar Bertius.

Ia menjelaskan, pembangunan infrastruktur juga harus memperhatikan aspek keberlanjutan lingkungan, serta memberikan akses yang inklusif bagi penyandang disabilitas. Selain itu, pembangunan daerah harus tetap terintegrasi dengan program prioritas pemerintah pusat.

Prioritas kedua dalam RKPD 2027 adalah pembangunan SDM yang berkarakter. Fokus ini mencakup peningkatan akses dan kualitas pendidikan, pelayanan kesehatan, serta penguatan akuntabilitas kinerja pemerintahan.

Tak hanya itu, Pemprov Kaltara juga berkomitmen menjaga kemajuan kebudayaan dan memperkuat harmonisasi sosial di tengah masyarakat. Menurut Bertius, Kaltara selama ini dikenal memiliki indeks kerukunan umat beragama yang tinggi, sehingga kondisi tersebut perlu terus dipertahankan.

“Pengembangan SDM berkarakter juga mencakup pengarusutamaan gender, pemberdayaan perempuan, perlindungan perempuan dan anak dari tindak kekerasan, serta penguatan ketahanan keluarga,” katanya.

Sementara itu, fokus ketiga yakni mendorong pertumbuhan ekonomi yang memiliki nilai tambah. Upaya tersebut dilakukan melalui pengembangan sektor-sektor unggulan, baik di bidang pangan maupun sektor potensial lainnya, yang mampu meningkatkan produktivitas ekonomi masyarakat.

Selain itu, Pemprov Kaltara juga akan mengoptimalkan potensi ekonomi biru dan ekonomi hijau sebagai motor penggerak pemberdayaan ekonomi masyarakat. Penguatan daya saing sektor pariwisata, stabilitas ekonomi daerah, peningkatan kualitas lingkungan hidup, serta mitigasi terhadap dampak perubahan iklim juga menjadi bagian dari prioritas pembangunan dalam RKPD Tahun 2027.(*)

Penulis: Martinus
Editor: Yusva Alam

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

BERITA POPULER