TARAKAN – Bantuan pangan untuk dua bulan sekaligus mulai disalurkan kepada warga di Kota Tarakan. Penyaluran ini mencakup alokasi Februari dan Maret 2026. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Wakil Wali Kota Tarakan, Ibnu Saud Is, kepada warga di Kelurahan Pamusian, Rabu (1/4/2026).
Setiap penerima manfaat mendapatkan 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng. Jumlah ini merupakan akumulasi dari dua bulan penyaluran, di mana tiap bulan warga menerima 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng.
Ibnu Saud Is mengatakan, bantuan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan masyarakat. “Pemerintah terus berupaya memastikan kebutuhan pokok tetap tersedia dan mudah diakses, termasuk BBM dengan harga terjangkau,” ujarnya.
Dia juga mengimbau masyarakat, agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas kebenarannya, terutama di tengah situasi global yang dinamis. “Kami mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh isu-isu yang belum tentu benar,” katanya.
Ibnu turut mengajak masyarakat menjaga situasi tetap aman dan kondusif. “Mari kita jaga situasi agar tetap kondusif. Dukungan masyarakat sangat penting,” tutupnya.
Sementara itu, Kepala Perum Bulog Cabang Tarakan, Zamahsyari Afsolin, menjelaskan bantuan tersebut berasal dari pemerintah pusat melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) yang menugaskan Bulog sebagai penyalur.
Dia menambahkan, data penerima bantuan bersumber dari Kementerian Sosial melalui Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). “Beras yang disalurkan merupakan beras medium cadangan pangan pemerintah dalam kemasan 10 kilogram. Sementara minyak goreng yang dibagikan adalah Minyakita,” jelasnya.
Zamahsyari berharap penyaluran bantuan ini dapat membantu masyarakat, khususnya yang kurang mampu, dalam memenuhi kebutuhan pokok serta meringankan beban ekonomi mereka.
Penulis: Ade Prasetia
Editor: Yusva Alam


