Akomodasi Terbatas, Dorong Skema Investasi untuk Genjot Pariwisata

BERAU – Pertumbuhan kunjungan wisatawan ke sejumlah destinasi unggulan di Kabupaten Berau mulai dihadapkan pada persoalan klasik, yaitu keterbatasan penginapan. Hal ini mendapat sorotan dari Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi.

Ia menilai, pemerintah daerah harus lebih terbuka dalam menggandeng investor untuk mempercepat penyediaan fasilitas akomodasi.

“Kalau hanya bergantung pada APBD, tentu berat. Harus ada keberanian membuka ruang kerja sama dengan investor,” ujarnya.

Menurutnya, destinasi seperti Pulau Derawan dan Pulau Maratua saat ini semakin diminati wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.

Namun di sisi lain, kesiapan fasilitas penunjang, terutama penginapan, belum sepenuhnya mampu mengimbangi lonjakan tersebut.

“Minat wisatawan tinggi, tapi fasilitas kita masih terbatas. Ini yang harus segera dijawab,” katanya.

Sumadi pun mengusulkan agar pemerintah daerah mulai memaksimalkan aset yang dimiliki, termasuk lahan, untuk ditawarkan kepada investor.

“Pemda siapkan lahannya, investor yang bangun. Nanti ada kontribusi untuk daerah, bisa dalam bentuk sewa atau bagi hasil,” jelasnya.

Ia berharap pemerintah daerah segera menyiapkan kajian yang matang serta regulasi yang jelas agar kerja sama dengan pihak swasta bisa berjalan transparan dan berkelanjutan.

“Potensinya sudah ada. Tinggal bagaimana kita berani mengambil langkah dan mengelolanya dengan tepat,” pungkasnya. (adv)

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

16.4k Pengikut
Mengikuti

BERITA POPULER