TARAKAN – Pemeriksaan kesehatan hewan kurban yang dilakukan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Tarakan selama Iduladha, menemukan sejumlah kasus kelainan organ pada sapi yang dipotong di berbagai lokasi. Temuan tersebut antara lain berupa cacing hati pada beberapa sapi, serta satu kasus kista pada ginjal sapi yang ditemukan di Rumah Potong Hewan (RPH) Tarakan.
Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan DKPP Tarakan, Paulus, menjelaskan bahwa seluruh hewan kurban yang dipotong telah menjalani pemeriksaan organ pasca penyembelihan, meliputi hati, paru-paru, dan jantung. “Dari hasil pemeriksaan memang ditemukan beberapa kasus cacing hati di lokasi pemotongan masyarakat. Ada juga satu temuan kista pada ginjal sapi di RPH,” ujarnya, Rabu (3/4/2026).
Menurut Paulus, temuan cacing hati ditemukan di sekitar empat hingga lima lokasi pemotongan hewan kurban. Organ yang terinfeksi langsung dipisahkan dan tidak diperbolehkan untuk dikonsumsi.
Meski demikian, dia memastikan kondisi tersebut tidak memengaruhi bagian tubuh lainnya. Daging serta organ yang dinyatakan sehat tetap aman untuk dikonsumsi masyarakat.
Selain cacing hati, petugas juga menemukan beberapa kelainan pada paru-paru sapi. Namun hasil pemeriksaan menunjukkan, kondisi tersebut tidak berdampak terhadap kualitas daging maupun organ lain yang masih sehat. “Yang tidak boleh dikonsumsi hanya bagian organ yang terinfeksi atau mengalami kelainan. Sementara bagian lainnya masih layak konsumsi setelah melalui pemeriksaan,” jelasnya.
Paulus menambahkan, seluruh temuan langsung disampaikan kepada pemilik hewan kurban saat pemeriksaan berlangsung. Tim kesehatan hewan juga memberikan penjelasan mengenai organ yang harus dipisahkan dan dimusnahkan.
Selama pelaksanaan Iduladha tahun ini, DKPP mencatat sebanyak 49 ekor sapi dipotong di RPH Tarakan. Jumlah tersebut lebih rendah dari pendaftaran awal yang mencapai sekitar 60 ekor, karena sebagian pemilik memilih melakukan pemotongan di lokasi lain.
Sementara itu, berdasarkan data sementara DKPP Tarakan, jumlah hewan kurban pada Iduladha 2026 mencapai 1.315 ekor sapi dan 298 ekor kambing. Angka tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat sekitar 1.025 ekor sapi dan 257 ekor kambing.
Saat ini DKPP masih melakukan rekapitulasi dan verifikasi data dari seluruh lokasi pemotongan hewan kurban, untuk memastikan jumlah akhir serta hasil pemeriksaan kesehatan hewan secara menyeluruh.
Penulis: Ade Prasetia
Editor: Yusva Alam


