TARAKAN – Program Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) dari Kementerian Sosial mulai bergulir secara nasional, termasuk di Kota Tarakan. Namun pelaksanaannya di tingkat daerah masih menunggu surat resmi dari pemerintah pusat.
Kabid Sosial Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tarakan, Jamaluddin Malla, menjelaskan bahwa pihaknya telah menyelesaikan tahap verifikasi terhadap ribuan calon penerima bantuan tersebut. Dari total 34.983 calon penerima, sebanyak 27 ribu data telah diverifikasi oleh pendamping sosial di lapangan.
“Tapi untuk penyalurannya kami masih menunggu surat resmi dari Kementerian Sosial,” ujar Jamaluddin, Rabu (5/11/2025).
Menurutnya, secara nasional Kemensos menugaskan penyaluran dilakukan melalui bank-bank Himbara dan PT Pos Indonesia. Di beberapa wilayah seperti Juata, sudah ada warga yang menerima bantuan tersebut. “Informasi dari lapangan memang sudah ada yang menerima. Tapi secara resmi kami belum menerima surat pelaksanaan,” katanya.
Jamaluddin menerangkan, BLT Kesra merupakan program baru yang diluncurkan pada akhir Oktober 2025 sebagai bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kesejahteraan masyarakat berpenghasilan rendah. Data penerima bersumber dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial Nasional (DTSN) yang dikelola pemerintah pusat.
“Dinas Sosial di daerah hanya melakukan pendampingan dan verifikasi lapangan. Keputusan siapa yang menerima tetap ditentukan oleh pusat,” jelasnya.
Bantuan yang diberikan senilai Rp300 ribu per bulan dan disalurkan untuk tiga bulan, yaitu Oktober, November, dan Desember 2025. Dengan demikian, setiap penerima akan memperoleh total Rp900 ribu.
Selain mendampingi proses verifikasi dan penyaluran, Dinsos Tarakan juga membuka layanan pengaduan bagi masyarakat yang merasa berhak menerima bantuan namun belum terdaftar.
“Pelayanan kami buka setiap hari. Masyarakat bisa datang langsung ke kantor untuk menyampaikan keluhan atau menanyakan program bantuan sosial lainnya,” ujar Jamaluddin.
Penulis: Ade
Editor: Yusva Alam


