Warga Pantai Amal Mulai Kembali ke Rumah, Sebagian Bertahan di Pengungsian

TARAKAN – Situasi di Kelurahan Pantai Amal, Kota Tarakan, mulai berangsur normal setelah sempat terjadi kepanikan warga akibat peringatan potensi tsunami menyusul gempa berkekuatan 7,7 magnitudo di wilayah Mindanao, Filipina, Senin (8/6/2026).

Mayoritas warga yang sebelumnya mengungsi ke sejumlah titik aman, kini telah kembali ke rumah masing-masing. Meski demikian, sebagian warga masih memilih bertahan di lokasi pengungsian, karena khawatir akan kemungkinan gempa susulan.

Lurah Pantai Amal, Deden Halidin, mengatakan pemerintah kelurahan bersama unsur terkait langsung bergerak mendatangi lokasi-lokasi pengungsian, untuk memberikan informasi dan menenangkan masyarakat.

“Semalam kami bersama unsur kelurahan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, TNI AL, ketua RT, dan BPBD mendatangi warga yang mengungsi, untuk memberikan penjelasan agar tidak termakan informasi yang belum jelas kebenarannya, serta tetap mengikuti informasi resmi dari pemerintah,” ujarnya dikonfirmasi via telepon, Selasa (9/6/2026).

Beberapa lokasi yang sempat menjadi titik pengungsian warga di antaranya Bukit Providen RT 11, Masjid Universitas Borneo Tarakan, Bais Hill, Mushola An Nur, serta kawasan Bukit Amal di Kampung Enam.

Menurut Deden, setelah pemerintah menyampaikan bahwa masa waspada tsunami telah berakhir dan kondisi dinyatakan aman, warga mulai kembali ke rumah pada malam hari.

“Di Universitas Borneo sudah kosong, di Bais Hill juga sudah kosong, begitu pula di Mushola An Nur. Sebagian besar warga sudah kembali ke rumah masing-masing,” katanya.

Meski kondisi telah dinyatakan aman, masih ada beberapa warga yang memilih bertahan di lokasi pengungsian, karena diliputi rasa khawatir. Petugas dari BPBD dan pemerintah setempat, terus memberikan edukasi dan penjelasan terkait perkembangan situasi.

Deden memastikan, hingga saat ini tidak ada laporan kehilangan barang maupun gangguan keamanan selama warga meninggalkan rumah untuk mengungsi.

“Alhamdulillah tidak ada laporan kehilangan. Saat ini aktivitas masyarakat juga mulai kembali normal, warga sudah beraktivitas seperti biasa dan anak-anak kembali bersekolah,” pungkasnya.

Penulis: Ade Prasetia
Editor: Yusva Alam

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

BERITA POPULER