
BERAU – Wakil Bupati (Wabup) Berau, Gamalis, menegaskan pentingnya pengendalian inflasi secara aktif, terukur, dan tepat sasaran. Ia meminta intervensi harga di tingkat lokal diperkuat guna menjaga daya beli masyarakat, khususnya pada komoditas pangan strategis.
Menurutnya, langkah tersebut tidak hanya krusial untuk stabilitas harga, tetapi juga berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
“Pengendalian inflasi harus dilakukan secara terukur dan menyasar sektor-sektor yang berdampak langsung pada kebutuhan pokok warga,” ujarnya.
Selain fokus pada inflasi, Pemkab Berau juga berkomitmen mendukung program nasional pembangunan 3 juta rumah yang dicanangkan pemerintah pusat. Program ini bertujuan mengurangi backlog perumahan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Disebutnya, dari target 4.200 unit rumah di Berau, saat ini telah terbangun 491 unit. Pada 2025, direncanakan pembangunan 345 unit, dan hingga Agustus 2025, sudah terealisasi 46 unit.
“Masih tersisa 3.709 unit yang harus dibangun. Untuk itu, percepatan perizinan, penyiapan lahan, dan optimalisasi skema pembiayaan menjadi kunci,” tegasnya.
Gamalis optimistis, dengan kolaborasi yang kuat kebutuhan hunian di Berau dapat terpenuhi secara berkelanjutan, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sejalan dengan target nasional.
“Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan sektor swasta sangat diperlukan agar target ini dapat tercapai,” pungkasnya. (adv/ril/and)


