Umat Katolik Tanjung Selor Gelar Ziarah Perdana ke Gua Maria Sungai Karai

TANJUNG SELOR – Dalam rangka pembukaan Bulan Maria yang diperingati setiap Mei dan Oktober, umat Katolik Paroki Katedral Santa Maria Assumpta Tanjung Selor menggelar ziarah ke Gua Maria Sungai Karai, Stasi Santo Aloysius Antutan, Jumat (1/5/2026). Ziarah ini menjadi yang pertama kali dilaksanakan oleh umat Paroki Katedral Santa Maria Assumpta Tanjung Selor. Sejumlah stasi terdekat juga turut dilibatkan dalam kegiatan tersebut.

Misa pembukaan Bulan Maria dipimpin langsung oleh Pastor Kepala Paroki, Pastor Markus Ngatun Suparno, yang dimulai pukul 09.00 WITA.  Selain itu, organisasi Pemuda Katolik Kabupaten Bulungan turut ambil bagian dalam menyukseskan kegiatan ini.

Ketua Komcab Pemuda Katolik Bulungan, Aloysius Afriady Sandy, mengatakan pihaknya melibatkan sejumlah kader untuk berpartisipasi dalam ziarah tersebut. “Iya, ada beberapa kader Pemuda Katolik yang kita libatkan untuk berpartisipasi dalam ziarah ini. Kita ingin memastikan peran Pemuda Katolik bisa berkontribusi bagi Gereja dan masyarakat,” ujarnya.

Ia berharap ziarah ini menjadi momentum untuk memperkuat iman, refleksi diri, serta meningkatkan pelayanan kepada Gereja. “Harapan saya, ziarah Gua Maria ini menjadi ajang peningkatan iman, refleksi pengalaman rohani, mempererat kebersamaan umat, serta sebagai ungkapan syukur kepada Tuhan,” tambahnya.

Melalui rangkaian doa pribadi dan perayaan Ekaristi dalam Bulan Maria, Sandy juga mengajak seluruh umat Katolik untuk ambil bagian dengan penuh iman dan rasa syukur.

Menurutnya, Bulan Maria menjadi waktu yang tepat untuk semakin mendekatkan diri kepada Tuhan melalui devosi kepada Bunda Maria.

Sementara itu, Pastor Paroki Katedral Santa Maria Assumpta Tanjung Selor, Pastor Markus Ngatun Suparno, menjelaskan bahwa 1 Mei menjadi momen pembukaan Bulan Maria yang telah disepakati dalam pleno paroki.

“Pembukaan Bulan Maria tahun ini dilaksanakan di Gua Maria Sungai Karai, sekaligus menjadi kesempatan bagi Stasi Santo Aloysius Antutan untuk menggelar syukuran panen,” jelasnya.

Ia menambahkan, lokasi Gua Maria tersebut memiliki nilai sejarah karena telah dirintis sejak tahun 1991 oleh almarhum Pastor Tony Omi, berdasarkan cerita para penatua stasi. “Tempat ini sangat baik untuk kegiatan rohani. Ke depan, kami berkomitmen menjadikannya sebagai pusat ziarah, tidak hanya untuk Paroki Katedral, tetapi juga terbuka bagi paroki lain,” ujarnya.

Menurutnya, meski saat ini kondisi Gua Maria masih sederhana, pengembangan akan dilakukan secara bertahap, termasuk perbaikan akses jalan, renovasi area gua, serta pembangunan jalan salib. “Ini merupakan program jangka panjang, tidak bisa selesai dalam satu atau dua tahun, tetapi akan kita lakukan secara bertahap,” tambahnya.

Ia juga menyampaikan pesan kepada umat Katolik agar menjadikan Bulan Maria sebagai momentum memperdalam iman. “Selamat memasuki Bulan Maria. Semoga keteladanan Bunda Maria menjadi semangat bagi kita semua,” tuturnya.

Dalam kegiatan tersebut, jumlah umat yang menerima Komuni Kudus tercatat sekitar 350 orang. Sementara total kehadiran umat, termasuk anak-anak, diperkirakan mencapai lebih dari 500 orang. (*)

Pewarta: Martinus

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

16.4k Pengikut
Mengikuti

BERITA POPULER