TARAKAN – Setelah sempat mengalami keterbatasan pasokan beberapa bulan lalu, stok Minyakita di Perum Bulog Cabang Tarakan kini dipastikan kembali mencukupi. Persediaan minyak goreng bersubsidi tersebut diproyeksikan aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, hingga tiga bulan ke depan.
Kepala Perum Bulog Cabang Tarakan, Zamahsyari, mengatakan kondisi stok Minyakita saat ini jauh lebih baik dibandingkan pada Mei 2026. Saat itu, persediaan di Gudang Bulog hanya tersisa sekitar 203 pieces akibat tingginya permintaan masyarakat.
“Kalau sekarang stok Minyakita aman sekitar tiga bulan,” ujarnya, Selasa (4/8/2026).
Selain Minyakita, Bulog juga memastikan stok komoditas pangan lainnya dalam kondisi aman. Beras medium diperkirakan mencukupi hingga tiga bulan, sedangkan beras premium tersedia untuk sekitar satu bulan. Adapun stok gula pasir juga dipastikan aman selama tiga bulan.
Menurut Zamahsyari, terjaganya ketersediaan stok tersebut menjadi bagian dari upaya Bulog menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di Kota Tarakan.
Untuk memudahkan masyarakat memperoleh kebutuhan pokok, Bulog juga menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) Mandiri setiap Senin hingga Jumat di depan Gudang Bulog Tarakan.
Melalui program tersebut, masyarakat dapat membeli Minyakita sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET), yakni Rp15.700 per liter atau Rp31.400 untuk kemasan dua liter. Sementara beras SPHP dijual Rp60.000 per kemasan, lebih rendah dibandingkan HET sebesar Rp65.500.
“Kami berharap masyarakat tidak khawatir terhadap ketersediaan Minyakita maupun komoditas pangan lainnya, karena pasokan terus dijaga agar tetap mencukupi kebutuhan masyarakat di Tarakan,” pungkasnya.
Penulis: Ade Prasetia
Editor: Yusva Alam


