TARAKAN – Sekolah Rakyat Tarakan masih membuka perekrutan siswa baru hingga Desember 2025. Sekolah rintisan ini menargetkan 100 anak, 50 untuk SD dan 50 untuk SMP, dengan fokus utama pada pembinaan karakter dan pendidikan bagi anak-anak dari keluarga penerima manfaat.
Kepala Sekolah, Marisa Aulia, mengatakan saat ini jumlah siswa aktif mencapai 52 anak. Sekolah ini bekerja sama dengan Program Keluarga Harapan (PKH), Dinas Sosial, dan Rehabilitasi Sosial (Rehsos).
Sistem perekrutannya berbeda dari sekolah umum, karena tim PKH langsung mendatangi rumah calon siswa dari keluarga berpendapatan rendah. “Kami ingin memastikan anak-anak yang benar-benar membutuhkan mendapatkan kesempatan belajar,” jelas Marisa, Senin (20/10/2025)
Selama tahap awal, kegiatan belajar difokuskan pada matrikulasi atau masa persiapan sebelum pembelajaran reguler dimulai.
Selain pendidikan formal, sekolah juga menekankan pembinaan karakter, disiplin, dan kemandirian melalui asrama yang dikelola oleh wali asuh dan wali asrama. “Anak-anak kini lebih sopan, percaya diri, dan semangat belajar. Ini yang paling kami banggakan,” kata Marisa.
Bagi masyarakat yang ingin mendaftarkan anaknya, pendaftaran dilakukan melalui Dinas Sosial yang berlokasi di Jalan Teuku Umar No.36, Pamusian, Kecamatan Tarakan Tengah. Tim dari Dinas Sosial akan mengkonfirmasi langsung di rumah calon siswa.
“Target kami Desember nanti kuota sudah terpenuhi, supaya semua anak bisa mulai belajar aktif saat modul dimulai. Kami ingin tidak ada anak yang tertinggal,” pungkas Marisa.
Penulis: Ade Prasetia
Editor: Yusva Alam


