TANJUNG SELOR – Wakil Bupati Bulungan, Kilat menyambut baik pelaksanaan sekolah kebangsaan dan kebijakan publik dengan tema, meneguhkan nasionalisme lahirkan negarawan muda perbatasan.
Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Bulungan, Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Bulungan dan Koran Borneo.
Lewat sambutanya, Wakil Bupati Bulungan Kilat mengapresiasi dilaksanakan kegiatan tersebut, melalui kegiatan ini pula diharapkan dapat melahirkan wawasan cemerlang serta ide yang cemerlang serta semangat kebangsaan yang menhakar kuat di kalangan generasi muda.
“Mari jaga persatuan dalam keberagaman, memperkokoh identitas bangsa sekaligus mempersiapkan diri guna menghadapi dinamika global,” kata Kilat.
Sementara itu, Sekretaris DPD KNPI Bulungan, Anugrah Rimbana Pratama Putra menambahkan output yang dihasilkan lewat kegiatan ini bisa melahirkan negarawan muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual tetapi juga memiliki jiwa cinta terhadap tanah air Bangsa dan Negara.
“Alhamdulilah lewat kegiatan ini antusiasme pemuda di Bulungan tinggi. Hal itu dilihat dari kehadiran peserta yang mulanya ditargetkan 50 orang dan peserta yang hadir melebihi itu,” ujar Rimbana.
Lewat kegiatan ini diharapkan dapat melahirkan ide-ide baru dan menumbuhkan kesadaran kawula muda dalam berpartisipasi terhadap pembangunan daerah.
Terpisah, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Bulungan, Denis menegaskan tema sekolah kebangsaan itu terfokus pada pembinaan karakter anak muda.
Kemudian, pemuda kristen di Bulungan juga diinginkan dapat terus menumbuhkembangkan semangat dan Jiwa Nasionalisme dalam kehidupan sehari-hari.
“Pemuda ini merupakan agen perubahan serta tulang punggung pelopor sejarah Kemerdekaan Bangsa Indonesia,” tegas Denis.
Denis berharap, pemuda Kristen mesti memiliki andil dan bisa dapat menjadi pelopor terhadap kebijakan serta dinamika yang berkembang.
“Kami GAMKI Bulungan memiliki keinginan bahwa lewat sekolah kebangsaan ini pemuda di Bulungan bisa menyerap pengetahuan yang dipaparkan oleh pemateri sehingga mereka bisa membuka wawasan lebih luas,” pungkasnya. (tin/and)
Reporter: Martinus
Editor: Andhika


