TARAKAN – Satlantas Polres Tarakan menemukan dua truk angkutan barang bermasalah, saat menggelar ramp check atau pemeriksaan kelayakan kendaraan di Pelabuhan Malundung dan Bandara Juwata Tarakan, Rabu (4/2/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Operasi Keselamatan Kayan 2026, yang bertujuan meningkatkan keselamatan transportasi umum.
Kasat Lantas Polres Tarakan, AKP Rudika Harto Kanajiri melalui Kanit Keamanan dan Keselamatan Satlantas, IPTU Priati Ningsih Nasir, mengatakan ramp check dilakukan dengan pemeriksaan menyeluruh, baik secara fisik kendaraan maupun kelengkapan administrasi. “Pemeriksaan fisik meliputi kondisi ban, kelengkapan kendaraan, lampu, wiper, gas, dan rem. Sedangkan administrasi meliputi SIM, STNK, surat KIR, serta izin trayek,” ujar IPTU Priati, Rabu (4/2/2026).
Hasil ramp check di Pelabuhan Malundung menemukan dua truk pengangkut barang yang dinyatakan tidak laik jalan. Petugas mendapati lampu kendaraan tidak berfungsi serta dua ban belakang dalam kondisi pecah. “Kami sarankan kepada penanggung jawab truk untuk segera melakukan perbaikan, terutama penggantian ban. Kondisi ini sangat berisiko dan dapat menyebabkan kecelakaan lalu lintas,” tegasnya.
Meski menemukan kendaraan tidak memenuhi standar keselamatan, Satlantas Polres Tarakan tidak melakukan penilangan. Petugas lebih mengedepankan langkah preventif berupa pembinaan dan imbauan perbaikan kepada pengemudi dan pemilik kendaraan.
Sementara itu, hasil ramp check di Bandara Juata Tarakan menunjukkan seluruh kendaraan taksi bandara dalam kondisi laik jalan dan tertib administrasi. Namun demikian, petugas kesehatan menemukan beberapa pengemudi dengan tekanan darah tinggi. “Pengemudi yang mengalami keluhan kesehatan langsung mendapatkan pemeriksaan tensi dan penanganan awal berupa pemberian obat oleh Dinas Kesehatan Kota Tarakan,” jelas Iptu Priati.
Secara keseluruhan, ramp check menyasar 5 kendaraan di Pelabuhan Malundung dan 8 kendaraan di Bandara Juata. Selain pemeriksaan kendaraan, seluruh pengemudi juga menjalani cek kesehatan guna memastikan kelayakan saat berkendara di jalan raya.
Iptu Priati menambahkan, ramp check ini masih dalam rangkaian Operasi Keselamatan Kayan 2026 sekaligus sebagai persiapan menjelang Operasi Ketupat, dengan fokus pada kondisi kendaraan dan kesehatan pengemudi demi keselamatan penumpang dan pengguna jalan lainnya. “Kegiatan ini kami laksanakan bersama sejumlah instansi terkait, antara lain Dinas Perhubungan Kota Tarakan, Dinas Kesehatan, Jasa Raharja, Dinas Pekerjaan Umum, serta pihak pelabuhan dan bandara,” ungkapnya.
Selain ramp check, Satlantas Polres Tarakan juga mengintensifkan upaya pencegahan kecelakaan lalu lintas melalui sosialisasi ke sekolah-sekolah, masyarakat, pemasangan spanduk, serta edukasi tertib berlalu lintas melalui media sosial.
Terkait masih ditemukannya pelajar yang menggunakan sepeda motor, Satlantas mengimbau orang tua untuk mencarikan alternatif angkutan umum demi keselamatan anak. “Harapan kami, pelajar dapat menggunakan angkutan umum sehingga lebih aman dan berkeselamatan,” pungkas Iptu Priati.
Penulis: Ade Prasetia
Editor: Yusva Alam


