TARAKAN – Geliat ekonomi di Kota Tarakan, Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) terus menunjukkan trend positif. Dibuktikan dengan data realisasi investasi yang stabil, bahkan cenderung naik.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Tarakan, Sugeng menuturkan, realisasi investasi selama triwulan I hingga III mencapai Rp 12,2 triliun.
Lebih jauh dijelaskannya, target investasi yang diberikan DPMPTSP Kaltara kepada Kota Tarakan pada tahun 2024 sebesar Rp11,9 triliun. Target ini meningkat jika dibandingkan 2023 lalu yang nilainya Rp 11 Triliun. Tahun 2023 lalu, kata Sugeng, realisasi nilai investasi di Tarakan mencapai Rp 12.435.820.138.789, melebih target yang ditetapkan.
Dia mengungkap, nilai investasi terbesar disumbang oleh PT Phoenix Resources International (PRI). Lebih jauh dijelaskannya, perusahaan pulp kertas ini menyerap sekitar 269 Tenaga Kerja Indonesia (TKI). “Realisasi TKI sampai dengan triwulan III 2024 sebesar 74 orang. Sementara TKA 8 orang,” ujarnya di Tarakan, Senin (16/12/2024).
Selain PT Phoenix, kontribusi investasi lainnya disumbang perusahaan kayu, galangan kapal, hotel dan lain sebagainya. “Kemudian investasi penyaluran air bersih, tapi informasi masih mengambang,” tuturnya.
Sugeng menerangkan target realisasi investasi di 2024 sudah tercapai, bahkan melebihi. Menurutnya hal itu berkat upaya yang dilakukan pihaknya, salah satunya dengan rutin berkoordinasi dengan DPMTSP Provinsi dan dinas terkait. Selain itu, melakukan pendataan pelaku usaha Penanaman Modal Dalam Negeri dan Penanaman Modal Asing (PMDN/PMA).
“Kemudian pembinaan melalui sosialisasi dan bimtek kepada pelaku usaha PMDN/PMA. Serta pengawasan/inspeksi lapangan kepada pelaku ssaha PMDN/PMA,” tutupnya.
Penulis: Ade Prasetia
Editor: Yusva Alam


