TANJUNG SELOR – Komunitas Sahabat Milenial Kalimantan Utara bersama Komunitas Sosial Sedekah Seribu Bulungan menggelar Study Camp Vol. 4 di Kebun Raya Bundayati, Tanjung Selor. Kegiatan ini dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional ini dibuka secara resmi oleh Bupati Bulungan, Syarwani, didampingi Bunda LIterasi, Sri Nurhandayani Syarwani.
Kegiatan diikuti lebih dari 100 peserta anak-anak dari SD, TK dan PAUD hingga siswa SMA/SMK dan mahasiswa Universitas. Study Camp Volume 4 Tahun 2026 diisi sejumlah kegiatan seperti Lomba Mewarnai, Storytelling bersama Bunda Literasi, Edukasi Lingkungan dan Workshop Daur Ulang Sampah Plastik, Sharing Session Pendidikan, Pentas Seni Pelajar, Camping hingga Outbound Pelajar.
Bupati dalam arahannya menyampaikan apresiasi atas dilaksanakannya kegiatan yang melibatkan anak-anak di Kebun Raya Bundayati. Melalui kegiatan ini, diharapkan anak-anak tidak hanya mendapat ilmu pengetahuan di dalam ruang kelas tapi juga bisa langsung belajar di alam terbuka.
“Insya Allah adik-adik semuanya bisa melihat bagaimana bentuk pohon Ulin, bagaimana bentuk Meranti, bagaimana buah Cempedak, bagaimana dengan yang namanya buah Durian dan lain sebagainya. Insya Allah bisa disajikan di dalam kawasan Kebun Raya Bundayati ini,” ujar Bupati. Dalam kesempatan itu, Bupati juga berpesan agar seluruh pihak, baik orangtua, pihak sekolah serta lingkungan masyarakat dapat bersama-sama menjaga tumbuh kembang anak secara baik.
Disebutkan laporan dari Pengadilan Agama menunjukkan angka pernikahan dini masih cukup tinggi di Bulungan. Hal tersebut ke depannya berpotensi menimbulkan kasus stunting karena kurangnya pemahaman pasangan suami isteri yang belum cukup umur terhadap kelahiran anak. Bupati juga mengingatkan agar generasi muda dijaga dari penyalahgunaan narkoba.
“Tolong anak-anak kita dijaga, diawasi dari rumah, di lingkungan sekitar, di sekolah, kita waspadai hal-hal yang berpotensi bisa mengganggu tumbuh kembang anak kita,” pesan Bupati.(*)
Pewarta: Martinus


