TENGGARONG – Upaya Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menjadikan Pulau Kumala sebagai ikon wisata modern terus menunjukkan progres. Salah satu proyek andalannya adalah pembangunan wahana wisata air berskala besar yang tengah digarap dan ditargetkan menjadi yang terlengkap di Kalimantan Timur.
Wakil Bupati Kukar, Rendi Solihin, turun langsung meninjau kawasan Pulau Kumala untuk memastikan pengerjaan proyek berjalan sesuai rencana. Ia mengatakan, kehadiran wahana air tersebut bukan sekadar sarana hiburan, tetapi juga bagian dari strategi Pemkab Kukar dalam menghidupkan kembali potensi wisata daerah yang selama ini belum tergarap maksimal.
“Pembangunan waterboom ini bukan hanya tentang tempat rekreasi, tapi juga upaya mendorong ekonomi lokal melalui sektor pariwisata. Kita ingin Pulau Kumala kembali menjadi magnet bagi wisatawan,” ujar Rendi.
Konsep wahana ini dirancang modern dengan berbagai fasilitas lengkap, mulai dari kolam ombak, seluncuran air beragam ketinggian, hingga area khusus anak dan keluarga. Pemerintah menargetkan pembangunannya rampung pada 2026, agar segera dapat dinikmati masyarakat Kukar dan sekitarnya.
Rendi menambahkan, pengembangan Pulau Kumala dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan, dengan memperhatikan keseimbangan antara daya tarik wisata, kenyamanan pengunjung, dan kelestarian lingkungan. Ia meyakini, dengan konsep yang matang, kawasan ini bisa kembali menjadi destinasi unggulan di jantung Mahakam.
“Pulau Kumala adalah aset penting Kukar. Kalau dikelola dengan serius dan terintegrasi, saya yakin ini bisa menjadi pusat wisata air terbesar di Kalimantan Timur,” tegas Rendi. Pemerintah berharap, pembangunan ini menjadi langkah nyata mewujudkan visi Kukar Idaman dalam menciptakan sektor pariwisata yang berdaya saing dan berkelanjutan. (Adv)


