TENGGARONG – Dermaga Baru di RT 12 Desa Muara Badak Ilir, dipadati warga. Kehadiran Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) dr Aulia Rahman Basri bersama Wakil Bupati Rendi Solihin menjadi magnet tersendiri bagi ratusan nelayan yang menanti penyerahan bantuan.
Safari kerja ke wilayah pesisir itu dimanfaatkan Aulia–Rendi untuk menyalurkan ratusan bantuan sektor perikanan kepada Kelompok Usaha Bersama (KUB) dan Kelompok Pengolah dan Pemasaran Hasil Perikanan (Poklahsar).
Data Dinas Kelautan dan Perikanan Kukar mencatat, bantuan yang disalurkan mencakup 225 unit freezer untuk Poklahsar, 78 perahu fiber, 55 mesin diesel, serta 35 mesin ketinting untuk KUB.
“Bapak-bapak melaut, hasilnya bisa langsung masuk freezer agar kualitas ikan tetap terjaga. Kita ingin membangun ekosistem yang lengkap, dari produksi hingga pengolahan,” ujar Aulia.
Bantuan tersebut diharapkan dapat meningkatkan produktivitas sekaligus memberikan nilai tambah bagi pelaku usaha perikanan di Muara Badak. Sejumlah Poklahsar kini bahkan sudah mampu mengolah hasil tangkapan menjadi produk seperti amplang dan kerupuk ikan.
Melalui program Kukar Idaman Terbaik, Pemkab Kukar menargetkan penyaluran 100 ribu bantuan bagi nelayan dan pembudidaya ikan produktif pada tahun ini. Jumlah itu naik signifikan dibandingkan program sebelumnya yang hanya 25 ribu bantuan. (Adv)


