PAUD Tempat Membentuk Karakter Anak, Bukan Beban Calistung

TANJUNG SELOR –  Perkembangan teknologi digital yang kian pesat menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Bulungan. Hal itu disampaikan oleh Bupati Bulungan, Syarwani bagi  para pendidik dan pengelola Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kecamatan Bunyu, Kabupaten Bulungan.

Disisi lain, Syarwani juga mengimbau bagi para pengajar untuk aktif membentengi serta mengedukasi anak-anak dari dampak negatif penggunaan media sosial dan gawai (smartphone) secara berlebihan.

Lebih lanjut, Syarwani  mengingatkan bahwa sebanyak 191 PAUD yang beroperasi di Kabupaten Bulungan tidak akan mampu berjalan maksimal tanpa adanya kolaborasi yang erat dari para Bunda PAUD hingga ke tingkat kecamatan.

‎Selain itu, Syarwani meluruskan hakikat dasar dari pendidikan anak usia dini. Ia menegaskan bahwa fokus utama PAUD bukanlah membebani anak untuk sekadar menguasai baca, tulis, dan berhitung (calistung) atau bahasa asing, melainkan membentuk karakter, menumbuhkan keberanian, serta memberikan ruang ekspresi yang luas.

‎​”Pendidikan itu definisinya yakni proses memanusiakan manusia. Tugas utama tenaga pendidik PAUD bukan membebani anak dengan keharusan membaca atau berbahasa asing, tetapi membentuk karakter mereka,”ungkapnya.

‎Selain itu kata bupati, biarkan mereka bermain, berani tampil, dan mengekspresikan kemampuannya. Soal mengenal huruf dan baca tulis, itu adalah porsi guru di tingkat Sekolah Dasar (SD).

‎​Bupati menyoroti bahwa penggunaan gawai yang tidak terkontrol pada usia dini berpotensi mengikis nilai-nilai kesopanan dan rasa hormat anak terhadap orang tua maupun guru. Oleh karena itu, edukasi dan pendampingan ekstra menjadi hal wajib di era digital saat ini.

‎​Di samping penguatan karakter, kabar segar turut disampaikan Bupati terkait komitmen pemerintah dalam meningkatkan sarana dan prasarana pendidikan. Pada tahun 2027 mendatang, Kabupaten Bulungan direncanakan menerima alokasi anggaran lebih dari Rp 20 miliar dari Kementerian Pendidikan untuk revitalisasi fasilitas sekolah mulai dari jenjang PAUD, TK, SD, hingga SMP.

‎​Pemkab Bulungan juga berkomitmen untuk terus memperhatikan kesejahteraan para tenaga pendidik PAUD di seluruh pelosok daerah.

‎Menutup sambutannya, Syarwani berharap ajang Jambore PORSENI tidak hanya sekadar menjadi wadah kompetisi, melainkan arena silaturahmi dan kolaborasi untuk melahirkan generasi masa depan Bulungan yang berkarakter, unggul, dan mampu berdaya saing.(*)

Pewarta: Martinus

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

BERITA POPULER