BONTANG — Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni menyampaikan keprihatinannya terhadap meningkatnya kasus pelajar yang mulai terpapar dan mengalami ketergantungan terhadap obat terlarang maupun narkotika di Kota Bontang.
Menurut Neni, keputusan menjalani rehabilitasi merupakan langkah berani yang patut diapresiasi. Ia menegaskan rehabilitasi bukanlah akhir dari perjalanan hidup seseorang, melainkan pintu untuk memulai kehidupan yang lebih sehat dan lebih baik.
Karena itu, Neni memberikan dukungan moral kepada para pelajar dan masyarakat yang saat ini tengah menjalani proses rehabilitasi agar tetap kuat dan semangat melewati tahapan pemulihan.
“Kalian tidak pernah berjalan sendirian. Ada keluarga, pemerintah, dan doa seluruh masyarakat Bontang yang terus mengiringi setiap proses pemulihan ini,” ujarnya, Sabtu (23/5/2026).
Ia berharap para peserta rehabilitasi dapat bangkit kembali, meninggalkan masa lalu yang kelam, dan kembali menjalani kehidupan secara positif.
Neni juga mengingatkan pentingnya peran keluarga dan lingkungan sekitar dalam mendukung proses pemulihan korban penyalahgunaan narkotika. Menurutnya, dukungan emosional menjadi salah satu faktor penting agar mereka kembali percaya diri dan mampu beradaptasi di tengah masyarakat.
Selain itu, ia berharap seluruh proses rehabilitasi yang dijalani para peserta di Balai Rehabilitasi BNN Tanah Merah, Samarinda, dapat berjalan lancar hingga benar-benar pulih.
“Tetap kuat, tetap semangat. Kami menantikan kepulangan kalian sebagai pribadi yang baru, sehat, dan siap kembali berkarya untuk kebaikan,” tutupnya. (MK)
Pewarta: Dwi S
Editor: Agus S


