TANJUNG SELOR – Pemerintah Kabupaten Bulungan menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) anak tahun 2026, dengan tema “suara anak masa depan daerah” Rabu (4/3/2026).
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Bulungan, Nurdiana saat dikonfirmasi mengatakan tujuan dilaksanakan musrenbang ini adalah salah satu pemenuhan hak-hak anak. “Jadi melalui forum ini kita berupaya untuk menggali aspirasi, inspirasi anak-anak di daerah,” bebernya.
Salah satu yang menjadi topik pembahasan dalam musrenbang ini, mengenai adanya anak putus sekolah. Perihal ini, kata Nurdiana perlu kolaborasi semua pihak.
“Kalau kami ini konteksnya sinergi, artinya berkolaborasi dengan semua pihak. Kita akan melakukan pendekatan bagaimana upaya kita untuk memenuhi dan menjawab itu. Tapi ada penyuaraan dari anak-anak daerah ini supaya bisa ditindaklanjuti,” bebernya.
“Termasuk mungkin salah satunya tadi terkait dengan kurikulum. Mungkin dengan penjelasan kurikulum yang masuk di sekolah hari ini bisa menjadi salah satu solusi dalam menyikapi persoalan yang terjadi hari ini,” terangnya.
Dikatakan, sejumlah faktor yang menyebabkan terjadinya angka anak putus sekolah, salah satunya dikarenakan faktor ekonomi serta berbagai polemik lainnya. Lewat Musrenbang tersebut nantinya diharapkan ada solusi yang bisa mengatasi persoalan anak putus sekolah, layanan sekolah ramah anak dan hal lain yang berkaitan dengan anak di daerah. (*)
Penulis: Martinus
Editor: Yusva Alam


