Mudik Lebaran 2026, Basarnas Tarakan Siagakan Personel dan Kapal SAR 24 Jam

TARAKAN – Kantor Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Tarakan menyiagakan personel dan armada pencarian serta pertolongan selama 24 jam guna mengawal arus mudik Lebaran 2026. Kesiapsiagaan ini dilakukan melalui Siaga SAR Khusus yang berlangsung mulai 13 hingga 30 Maret 2026 di wilayah Kalimantan Utara.

Sejumlah titik strategis menjadi fokus pengamanan, terutama di jalur transportasi laut yang menjadi mobilitas utama masyarakat di Kota Tarakan dan sekitarnya.

Basarnas Tarakan menempatkan personel di tiga pelabuhan utama yakni Pelabuhan Tengkayu I Tarakan, Pelabuhan Malundung Tarakan, dan Pelabuhan Juata Laut Tarakan.

Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Tarakan, Dede Hariana, mengatakan setiap pelabuhan telah disiagakan personel untuk mengantisipasi potensi kondisi darurat selama masa mudik.

“Di Pelabuhan Malundung dan Tengkayu masing-masing kami siapkan tiga personel. Selain itu satu unit Rigid Inflatable Boat (RIB) juga standby di Tengkayu untuk mempercepat respons apabila terjadi kondisi darurat di perairan,” ujarnya, Minggu (15/3/2026).

Sementara itu di Pelabuhan Juata Laut, Basarnas menyiagakan satu unit Kapal Negara SAR Setaka sepanjang 40 meter sebagai armada utama dalam operasi pencarian dan pertolongan di wilayah laut. Pengamanan juga dilakukan di area bandara dengan menempatkan personel selama 24 jam menyesuaikan jadwal kedatangan dan keberangkatan penumpang.

Kesiapsiagaan ini juga berkaitan dengan peringatan cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) terkait potensi gelombang laut hingga 2 meter pada periode 14 hingga 17 Maret 2026.

Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, Basarnas akan mengintensifkan patroli laut di jalur perairan antara Tarakan dan Kabupaten Bulungan.

Dede mengimbau masyarakat, khususnya penumpang kapal dan pemilik speedboat, agar memprioritaskan faktor keselamatan selama perjalanan.

“Gunakan life jacket atau minimal letakkan di tempat yang mudah dijangkau untuk mengantisipasi cuaca ekstrem dan gelombang tinggi,” tegasnya.

Selain pengamanan jalur transportasi, Basarnas juga akan meningkatkan kesiapsiagaan di kawasan wisata saat puncak libur Lebaran, terutama di Pantai Amal Tarakan dengan menyiagakan 10 personel serta dua unit perahu karet guna mengantisipasi lonjakan pengunjung. (apc/and)

Reporter: Ade Prasetia
Editor: Andhika

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

16.4k Pengikut
Mengikuti

BERITA POPULER