TARAKAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan menerima kunjungan kehormatan Konsul Jenderal (Konjen) Republik Filipina di Manado di ruang rapat Wali Kota Tarakan, Rabu (6/5/2026). Pertemuan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus penjajakan peluang kerja sama di berbagai sektor.
Wakil Wali Kota Tarakan, Ibnu Saud Is, mengatakan kunjungan tersebut merupakan yang pertama bagi perwakilan Filipina ke Tarakan, bahkan ke Kalimantan Utara. “Momentum ini penting untuk membuka komunikasi awal antar kedua pihak,” ujarnya.
Dalam pertemuan itu, dibahas sejumlah potensi kolaborasi, mulai dari pertukaran budaya hingga kerja sama di sektor pendidikan. Selain itu, peluang penguatan jejaring kawasan juga mengemuka, mengingat kedekatan geografis negara-negara di Asia Tenggara seperti Indonesia, Malaysia, Brunei Darussalam, dan Filipina.
Ibnu juga menyinggung kondisi global yang saat ini tengah menghadapi tantangan, khususnya di sektor energi. Ia mengungkapkan adanya kenaikan harga bahan bakar di Filipina yang cukup tinggi dan berdampak pada berbagai sektor, termasuk pariwisata.
Menurutnya, kondisi tersebut menjadi pengingat pentingnya diversifikasi energi dan penguatan ketahanan ekonomi daerah. Pasalnya, energi menjadi faktor utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, baik di sektor industri maupun pertanian.
Dia menambahkan, Tarakan memiliki posisi strategis sebagai pintu masuk kerja sama di wilayah perbatasan. Karena itu, kunjungan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk membuka peluang kerja sama yang lebih konkret ke depan. “Ini masih tahap awal, sifatnya silaturahmi dan penjajakan. Tapi ke depan kita harapkan ada tindak lanjut yang lebih nyata,” ujarnya.
Pemkot Tarakan pun menyambut baik kunjungan tersebut, sebagai bagian dari upaya memperluas hubungan internasional dan membuka peluang kolaborasi yang saling menguntungkan.
Penulis: Ade Prasetia
Editor: Yusva Alam


