spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Komsos Kemaritiman Libatkan Nelayan Sabanar Lama

TANJUNG SELOR  – Memperingati  Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke-78, TNI AL melangsungkan kegiatan dengan tema expedisi maritim 2023 yang berlangsung 4-10 September 2023.

Kegiatan expedisi maritim 2023, berpuncak di Balikpapan Kalimantan Timur, dengan Rute Tarakan, Bulungan, Berau, Sanggata dan Balikpapan. Tim ini menamakan diri sebagai tim merah. Sedangkan, satu tim lainnya yaitu tim putih star dari Pontianak dan bertemu di Balikpapan, Kalimantan Timur.

Setibanya di Tanjung Selor, tim expedisi 2023 melangsungkan kegiatan Komsos maritim dengan tema sosialisasi penangkapan ikan ramah lingkungan, yang berlangsung di Pos TNI AL, Sabanar Lama Kelurahan Tanjung Selor, Bulungan,Rabu (6/9/2023).

Komandan Pangkalan Utama TNI-Angkatan Laut (Danlantamal) XIII Tarakan, Laksamana Pertama TNI Deni Herman, melalui Aspotmar Martua Felix Pakpahan saat dikonfirmasi menuturkan, kegiatan sosialisasi kemaritiman ini mengatur soal alat tangkap ikan yang ramah lingkungan, berkolaborasi dengan Dinas Perikanan dan Kelautan (DKP) Provinsi dan Kabupaten Bulungan.

“Tujuannya dalam rangka memperingati HUT TNI AL yang ke-78 tahun. Yang berpuncak pada 10 September 2023,” ujarnya.

Baca Juga:   Pucuk Kepemimpinan Berganti, Diharapkan Cepat Beradaptasi

Selain itu, tujuan dari kegiatan expedisi maritim 2023 bermaksud untuk mengali unsur historis TNI AL yang akan disinggahi, terutama sepanjang jalur dari Tarakan hingga ke Balikpapan, Kaltim.

“Kemudian mensosialisasikan soal angkatan laut kepada masyarakat,” bebernya.

Termasuk yang berkaitan dengan pelaksanaan tugas TNI dalam rangka menjaga wilayah pertahanan. Ada beberapa unsur historis pada beberapa wilayah yang dilintasi, diantaranya Gunung Tabur termasuk beberapa Kesultanan yang akan dilewati juga beberapa tempat bersejarah abri di wilayah Kalimantan.

“Tentunya yang berkaitan dengan TNI AL,” pungkasnya.

Sementara itu, untuk personil yang tergabung dalam tim merah,kata dia secara akumulasi sebanyak 300 orang. Dengan rincian, berangkat dari Tarakan, jumlah militernya 17 orang, setibanya di Tanjung Selor didampingi oleh Komandan dan PJU  sekitar 20 orang, konvoi yang melibatkan masyarakat dari Tanjung Selor-Berau sebanyak 35 orang. Sedangkan dari islamic Center sebanyak 75 orang.

“Ini sifatnya estafet, karena memperhatikan faktor alam. Untuk penyebrangan dilakukan secara estafet, secara akumulasi sebanyak 300 orang,termasuk di Lannal Sanggata,”. pungkasnya. (tin/and)

Baca Juga:   Serapan Anggaran Pemkab Bulungan Belum Maksimal

Reporter: Martinus Nampur
Editor: Andhika

16.4k Pengikut
Mengikuti

BERITA POPULER