TARAKAN – PT Pertamina EP Tarakan Field bersama Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) XIII menanam 1.000 bibit mangrove di pesisir Kelurahan Mamburungan, Kota Tarakan, Selasa (1/7/2025).
Kegiatan ini digelar untuk memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, sekaligus memperkuat perlindungan kawasan pesisir dari ancaman abrasi.
Penanaman mangrove dilakukan di sekitar Lantamal XIII dan melibatkan sejumlah pihak, termasuk masyarakat setempat, mahasiswa KKN Universitas Gadjah Mada (UGM), serta personel Pertamina dan TNI AL. Selain menanam mangrove, peserta juga membersihkan sampah plastik di kawasan pesisir.
Field Manager PT Pertamina EP Tarakan Field, Cahyo Tri Mulyanto, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan terhadap pelestarian lingkungan, khususnya di wilayah pesisir.
“Mudah-mudahan ini menjadi awal dan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan kontinu, sehingga bisa menjaga kelestarian alam sekitar kita khususnya di area Mamburungan ini,” ujarnya.
Cahyo menekankan pentingnya kolaborasi semua pihak, dalam menjaga ekosistem pesisir yang rentan terhadap dampak perubahan iklim dan aktivitas manusia.
Sementara itu, Komandan Lantamal XIII Tarakan, Laksamana Pertama TNI Ferry Supriady, juga menyambut baik kegiatan tersebut. Dia menilai keberadaan mangrove tak hanya penting dari sisi lingkungan, tapi juga berdampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat sekitar.
“Kami terus bersinergi dari pihak Pertamina, Lantamal, dan masyarakat, kita juga ada mahasiswa KKN UGM,” ujarnya.
Menurut Ferry, akar mangrove yang kuat berfungsi menahan ombak dan melindungi garis pantai dari erosi. Kawasan mangrove juga berpotensi menjadi habitat alami berbagai jenis biota laut seperti ikan, kepiting, dan udang yang bisa memberi nilai ekonomi.
“Jika mangrove hidup dengan baik, abrasi pantai dapat terhindar,” katanya.
Selain itu, kawasan ini bisa dimanfaatkan untuk kegiatan pendidikan dan penelitian, termasuk oleh mahasiswa Universitas Borneo Tarakan (UBT).
“Mungkin nanti buahnya atau mungkin ke depannya semacam biota lautnya akan tumbuh di situ dari mulai ikan, kepiting, dan lain-lain,” imbuhnya.
Penulis: Ade Prasetia
Editor: Yusva Alam


