TARAKAN – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI mengapresiasi penyelenggaraan Festival Iraw Tengkayu 2025 yang kembali masuk dalam Top 100 Karisma Event Nusantara (KEN).
Asisten Deputi Event Daerah Kemenparekraf RI, Reza Fahlevi, mengatakan Festival Iraw Tengkayu menjadi bukti bahwa tradisi dan budaya lokal memiliki kekuatan besar untuk menarik wisatawan.
“Event ini harus terus dikembangkan secara konsisten dan dipromosikan jauh-jauh hari agar bisa menarik lebih banyak wisatawan,” ujar Reza kepada awak media usai penurunan Padaw Tuju Dulung di Pantai Amal Tarakan, Minggu (12/10/2025).
Menurutnya, kehadiran ribuan pengunjung dalam festival tersebut memberikan dampak positif bagi ekonomi lokal, terutama bagi pelaku UMKM. “Manfaatnya besar, terutama perputaran uang di masyarakat. Harapan kami, tahun depan event ini bisa kembali terpilih dalam KEN,” katanya.
Reza menambahkan, agar bisa bersaing di level nasional, penyelenggara perlu memperkuat promosi, memperkaya konsep acara, serta melibatkan lebih banyak komunitas seni dan budaya. “Yang penting, nilai-nilai budaya tetap dijaga. Kalau dikelola dengan baik, Iraw Tengkayu bisa jadi magnet wisata andalan Tarakan,” ujarnya.
Dia juga mengapresiasi Pemerintah Kota Tarakan yang terus konsisten mengembangkan sektor pariwisata, termasuk penataan kawasan Ratu Intan yang kini menjadi salah satu ikon baru kota. Lebih lanjut, Reza menilai strategi event budaya seperti Iraw Tengkayu merupakan cara efektif untuk menarik wisatawan. “Banyak kota di dunia yang hidup karena event. Jadi, strategi berbasis tradisi ini sangat potensial untuk dikembangkan,” tegasnya.
Reza pun mengucap selamat atas keberhasilan Kota Tarakan mempertahankan posisinya di KEN untuk keempat kalinya. “Selamat untuk Kota Tarakan. Semoga tahun depan Iraw Tengkayu kembali terpilih dan semakin membanggakan,” pungkasnya. (apc/and)
Reporter: Ade Prasetia
Editor: Andhika


