TARAKAN – Penanganan kasus kecelakaan lalu lintas maut di Jalan Aki Balak, Kelurahan Karang Anyar Pantai, Kecamatan Tarakan Barat, pada Kamis sore (2/4/2026) terus berlanjut. Satlantas Polres Tarakan saat ini masih melakukan proses penyelidikan, untuk mengungkap kronologi pasti kejadian yang menewaskan seorang pria pengendara motor berinisial S.
Kasatlantas Polres Tarakan, Iptu Ardi Wisnu Pradana, menyampaikan bahwa hingga kini pihaknya telah memeriksa tiga orang saksi yang berada di sekitar lokasi kejadian. Selain itu, polisi juga tengah mengumpulkan dan mengamankan rekaman CCTV di sepanjang ruas jalan tersebut.
“Kami juga sedang mengamankan CCTV di sekitar lokasi untuk mengetahui secara jelas urutan kejadian, mulai sebelum, saat, hingga setelah peristiwa,” ujarnya, pada Senin (6/4/2026).
Menurutnya, penggunaan rekaman CCTV diharapkan dapat memperjelas kronologi kecelakaan secara utuh, tidak hanya berdasarkan sketsa olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) maupun keterangan saksi. “Insya Allah dengan CCTV yang ada di sekitar TKP, baik dari titik sebelum hingga sesudah lokasi, kita bisa mengetahui secara jelas bagaimana kejadian sebenarnya,” tambahnya.
Terkait kemungkinan penggunaan alat khusus dari Polda untuk penyelidikan, pihaknya menyebut hingga saat ini belum diperlukan. Pasalnya, fasilitas yang dimiliki di Kota Tarakan dinilai masih memadai untuk menangani kasus tersebut.
Sementara itu, dari hasil pemeriksaan awal terhadap sopir truk, diketahui bahwa yang bersangkutan mengaku tidak menyadari secara langsung terjadinya kecelakaan. Sopir baru mengetahui setelah mendengar suara benturan dari arah kiri belakang kendaraannya. “Dari keterangan sopir, saat melintas ia tiba-tiba mendengar bunyi benturan. Setelah melihat ke spion kiri, ia melihat sepeda motor sudah terjatuh dan ada korban di jalan,” jelasnya.
Usai kejadian, sopir truk disebut langsung menghentikan kendaraan dan tidak berusaha melarikan diri. Saat ini, yang bersangkutan masih diamankan di Mako Satlantas Polres Tarakan di wilayah Kampung Bugis untuk proses pemeriksaan lebih lanjut. “Pengemudi masih kami amankan untuk kepentingan penyelidikan. Rencananya hari ini akan dilakukan gelar perkara, untuk menentukan peningkatan status dari penyelidikan ke penyidikan,” terangnya.
Polisi menegaskan masih mendalami seluruh keterangan, baik dari saksi, pengemudi, maupun bukti pendukung lainnya guna memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut.
Penulis: Ade Prasetia
Editor: Yusva Alam


